Pemadaman Listrik PLN Tak Berkomitmen, DPRD Curigai PLN Ada Permainan

Redaksi Redaksi
Pemadaman Listrik PLN Tak Berkomitmen, DPRD Curigai PLN Ada Permainan
eza
Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Roni Amril
PEKANBARU, riaueditor.com - Pemadaman listrik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus berkelanjutan seakan tidak pernah ada solusi setiap tahunnya. Sebenarnya DPRD Kota Pekanbaru telah menyarankan sejak dulu agar PLN membuat suatu gebrakan dengan mengadakan genset per kecamatan atau per kelurahan. Sehingga saat pemadaman terjadi, maka genset tersebut nantinya akan mampu menggantikan sementara waktu.

" Tapi saran ini tidak pernah didengar oleh PLN. Saya mencurigai pemadaman yang dilakukan PLN jangan-jangan ada permainan, kita tidak tahu, tidak lihat, kita perlu kunjungi betul gak (sudah dipadamkan)? Dari dulu kan permainannya seperti itu, saya curiga seperti itu. Jangan-jangan ini strategi devisiasi," demikian diungkapkan Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Roni Amril ketika dikonfirmasi, Kamis (8/10)

Roni juga menilai pemadaman yang dilakukan tidak menentu dan tidak komitmen. "Konsekuensi pemadaman juga ndak jelas, katanya 2 jam ternyata lebih dari itu, saya merasahkan pemadaman 5 jam," jelasnya..

Diungkapkan Roni, jika pemadaman seperti ini terus, berapa banyak sudah perangkat elektronik yang rusak, apa tanggung jawab PLN. " Sesekali kita hitung 1 jam padam itu berapa PLN hemat biaya, kita tantang ini lembaga kajian, coba survei, untuk Pekanbaru ini berapa MW ini, kalau mati satu jam berapa devisiasi yang didapatkan PLN, jangan-jangan ini sengaja untuk menutupi kerugian, PLN memang selama ini tidak pernah terbuka," ujar Roni menyayangkan.

Terkait apa yang dikatakan PLN bahwa telah mengeluarkan pelanggan besar saat beban puncak yakni mall dan hotel, Roni juga meragukan itu karena tidak ada laporan resmi dari PLN dan pembuktian bahwa pelanggan besar itu sudah dikeluarkan.

" Hal serupa alasan klasik saja yang kita dapatkan dari PLN selama ini," tutur Roni.

Ditambahkan Roni, atas kondisi PLN ini, maka Komisi IV akan segera memanggil PLN untuk mempertanyakan langsung persoalan listrik yang semakin hari semakin parah. "Oktober ini kita panggil, minggu depan kita agendakan," pungkasnya.(eza)

Tag:

Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini