Mau Bangun Pasar Tradisional, Dewan Sebut Pemko Jangan Pandai Berwacana Saja

Redaksi Redaksi
Mau Bangun Pasar Tradisional, Dewan Sebut Pemko Jangan Pandai Berwacana Saja
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Zulfan Hafiz ST
PEKANBARU, riaueditor.com - Wacana Pemko Pekanbaru untuk membangun dua Pasar Baru dikritik keras oleh anggota DPRD Kota Pekanbaru.

"Pemerintah Kota jangan hanya pandai berwacana. Mau bangun pasar tradisional di setiap Kecamatan, namun realisasinya sampai hari ini untuk beli tanah saja belum ada," kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Zulfan Hafiz ST, Kamis (26/5).

Diterangkan Zulfan, jika memang ingin membangun pasar setiap kecamatan, maka prioritaskan daerah yang padat penduduk dan jauh dari pasar tradisional. Sebelum wacana itu diluncurkan, maka persiapkan lahan agar jelas penganggarannya.

"Prinsipnya kita sangat mendukung hadirnya pasar tradisional yang layak, bersih dan nyaman. Namun yang harus dibenahi oleh Pemko bagaimana pengelolaan manajemen pasarnya yang berkualitas," terangnya.

Selama ini, kata Politisi muda Partai NasDem yang akan maju Pilwako Pekanbaru 2017 ini, bahwa pengelolaan terhadap 6 pasar pemerintah masih semrawut. Bahkan Kepala UPTD Pasar saja ditanya berapa jumlah pedagang yang berjualan di pasar pemerintah, tidak bisa jawab saat hearing dengan Komisi II beberapa waktu lalu.

Termasuk pasar yang sudah ada, yakni Pasar Cikpuan di Jalan Nangka, sampai saat ini pasca di bangun ulang, masih terbengkalai.

"Kita ingatkan kembali kepada pemko bahwa nasib Pasar Cikpuan ini untuk segera dibangun, jangan hanya berorientasi dibangun pihak ketiga lewat sistem BOT semuanya, karena pasti yang dirugikan pedagang, apalagi dibangun sampai puluhan lantai," pungkasnya.
 
Seperti diketahui, Walikota Pekanbaru telah menyatakan akan membangun 2 pasar tradisional 2 lokasi berbeda, yakni Pasar Tengku Kasim Perkasa di Kecamatan Rumbai dan Pasar Higienis Madani di Jalan Teratai. (eza)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini