Lagi, Proyek Aspirasi Anggota DPRD Inhu Menuai Masalah

Redaksi Redaksi
Lagi, Proyek Aspirasi Anggota DPRD Inhu Menuai Masalah
ilustrasi
RENGAT, riaueditor.com - Seperti diketahui bahwa APBD Inhu Tahun 2015 lalu masing-masing anggota DPRD memperoleh Dana Aspirasi sebesar Rp 1,5 Milyar dalam bentuk Paket Proyek yang dititipkan di berbagai Satker.

Sebelumnya, salah satu proyek yang bersumber dari dana aspirasi Anggota DPRD Inhu diduga bermasalah adalah Parit Gajah yang nilainya mencapai Rp. 7,6 Milyar, sebab dinilai tidak tepat sasaran lagi mubazir.

Kini kembali ditemukan salah satu Paket Aspirasi anggota DPRD Inhu yang juga disinyalir bermasalah yakni Proyek Pengadaan Itik di Desa Pulau Sengkilo Kecamatan Kelayang, karena tidak sesuai dengan harapan masyarakat, sehingga hal ini juga mubazir dan tidak bermanfaat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertenakan dan Perikanan kabupaten Inhu ketika dikonfirmasikan melalui Kepala Bidang (Kabid) Peternakan, Senin (11/1) mengatakan bahwa salah satu tujuan proyek pembelian itik adalah untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

"Dengan adanya proyek bantuan itik tersebut diharapkan masyarakat petani akan mendapat tambahan penghasilan, makanya yang kita programkan adalah itik petelur, bukan itik peliharaan," katanya.

Berdasarkan permohonan masyarakat melalui proposal Kelompok Tani (Poktan) yang anggotanya berjumlah 79 Orang, namun yang mampu kita penuhi adalah 40 orang dengan rincian 50 Ekor per orang, karena idealnya memang begitu.

"Hal tersebut sudah kita laksanakan namun apakah sipenerima membagi-bagikan kepada warga lain hal tersebut kita tidak tahu, jadi secara teknis proyek tersebut sudah sesuai dengan ketentuan, kita mana mungkin berani macam-macam terlebih lagi Proyek tersebut merupakan Paket Aspirasi Anggota DPRD Inhu dari daerah tersebut," tutupnya. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini