Komisi I DPRD Pelalawan Sambangi PT MUP Saat Pelaksanaan Balimau Kasai Disesalkan Warga

Redaksi Redaksi
Komisi I DPRD Pelalawan Sambangi PT MUP Saat Pelaksanaan Balimau Kasai Disesalkan Warga
foto: ist
LANGGAM, riaueditor.com - Sejumlah Anggota Komisi I menyambangi kantor perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Mitra Unggulan Perkasa (MUP) dicurigai dan disesalkan sejumlah pihak, sebab bertepatan dengan pelaksanaan Mandi Balimau Potang Mogang di Kecamatan Langgam yang dihadiri Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan Bupati Pelalawan HM Harris serta perwakilan sejumlah Deputi Kementerian Pusat, Kamis (2/6/2016) kemarin.

"Benar, beberapa orang anggota DPRD Kabupaten Pelalawan dari Komisi I mendatangi pihak Menajemen PT Mitra Unggul Perkasa (PT MUP) Kecamatan Langgam dan informasinya ke kantor perusahaan yang berada di Penarikan disaat ribuan masyarakat beserta unsur pejabat tinggi Provisi Riau, pejabat Pemerintah Kabupaten Pelalawan, tokoh agama, tokoh adat dan juga dihadiri Deputi BPPT RI, Deputi Kementerian Pariwisata,Kementerian Lingkungan Hidup  dan Kehutanan serta lainnya untuk mengikuti hajatan besar balimau kasai potong mogang di balai anjungan tepian ranah tanjung bunga, kelurahan langgam," jelas Ahmad warga Desa Tambak kepada riaueditor.

Dijelaskan Ahmad, masalah IMB PT MUP ini sudah rahasia umum warga Langgam. "Silahkan Bapak tanya ke masyarakat, mereka sudah tahu masalah bangunan-bangunan mewah yang mungkin mencapai ribuan milik PT MUP yang tak kantongi IMB. Data masyarakat lebih lengkap. Seharusnya Dewan mendatangi perusahaan ya diajak Camatnya, Upika Kecamatan,Pemerintah Desa dan perwakilan masyarakat. Cari waktu yang tepat bukan malah pergi tanpa ada pendamping dari warga tempatan dan dari unsur Pemerintahan.Ini yang Kita sesalkan," paparnya.

Dikatakan Ahmad, masalah IMB PT MUP ini menjadi meluas sampai seluruh masyarakat Kabupaten Pelalawan berkat ekspose media. "Seharusnya Dewan hargailah masyarakat dan unsur Pemerintahan Desa dan Kecamatan. Apalagi Camat sudah memberi teguran 2 kali ke PT MUP. Data masyarakat lebih lengkap. Maka kami ini diajak bertemu dengan perusahaan agar tak ada dusta diantara kita," terangnya.

Salah satu pejabat Upika Kecamatan Langgam yang meminta agar namanya tidak disebutkan kepada riaueditor menyebutkan kalau soal kedatangan Komisi I DPRD Pelalawan ke PT MUP diketahui dari laporan warga.

"Rasanya ga ada koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan. Masalahnya semuanya terfokus pada acara mandi balimau potang mogang Langgam. Ini prosesi terbesar masyarakat Langgam dan menjadi kalender event pariwisata Riau. Kalau Pemerintah Kecamatan siap diminta untuk berdialog dan melakukan pertemuan apalagi difasilitasi Dewan untuk membahas soal IMB PT MUP yang tak kunjung diurusnya. Ini sudah rahasia umum. Memang banyak yang kesal dengan kedatangan Komisi I DPRD Pelalawan yang tidak ada koordinasi dan mengajak dari unsur Pemerintahan. Malah dari Manajement PT MUP kita liat hadir dalam hajatan mandi balimau," ucapnya.

Dikatakannya, malah ada Anggota Komisi I memberitakan kedatangan mereka ke perusahaan di media. "Posisi kami yang disini jadinya sebagai apa. Seharusnya panggil Perusahaan dan Pemerintah Desa Kecamatan serta perwakilan Masyarakat ke Gedung DPRD.Mari Kita berdialog secara terbuka akan lebih elok jika hasilnya menjadi bahan berita," ungkapnya kesal. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini