Komisi B DPRD Rohil Kembali Hearing, Tarik Mobdin eks Pejabat Rohil

Redaksi Redaksi
Komisi B DPRD Rohil Kembali Hearing, Tarik Mobdin eks Pejabat Rohil
ist.net
DPRD Gelar Hearing ke-2, Tarik Mobdin eks Pejabat Rohil.
BAGANSIAPIAPI, riaueditor.com - Komisi B DPRD Rokan Hilir menggelar hearing bersama Assisten IV dan Kabag Perlengkapan. Agenda utamanya membahas aset bergerak yakni mobil dinas (mobdin) yang masih digunakan eks pejabat Rohil.

Saat dikonfirmasi Selasa (21/4) di ruang Komisi B, Assisten IV bidang administrasi, Dahniar S,kep didampingi Jasmuddin Kabag Perlengkapan usai hearing menjelaskanm, aset Pemkab itu banyak, baik itu benda bergerak mau pun benda tidak bergerak. Saat hearing kali ini kita membahas aset Pemerintah yang bergerak yaitu Mobdin eks pejabat," ujarnya.

Dahniar menambahkan, aset Pemerintah merupakan neraca keuangan Daerah, kalau aset itu dikelola dengan baik dan semestinya maka neraca keuangan Daerah tersebut akan baik, itu akan menjauhkan pemikiran masyarakat dari hal-hal yang negatif terutama dalam hal yang kita rapatkan saat ini bersama rekan-rekan Komisi B, jelasnya.

"Ini dilakukan Pemkab sesuai Permendagri No 17 tahun 2007, Peraturan Kemendagri ini akan menjadi komitmen Pemkab Rohil dan jajaran serta dibantu rekan-rekan Dewan semua yang berada di lingkungan Pemkab Rohil," tambahnya.

Sambung Dahniar, dari 70 surat yang kita layangkan ke eks pejabat yang masih menggunakan mobdin, baru 9 mobdin yang dikembalikan.

Saat ditanya apakah akan ada pelelangan, Dahniar kembali menjelaskan. "Sejauh ini kita belum mengadakan lelang mobdin, sebab mekanisme pelelangan harus sesuai dengan petunjuk yang ada dari Permendagri," bebernya.

Ditempat sama, Hendra ST ketua Komisi B menjelaskan hearing kedua ini masih membahas mobdin yang masih digunakan eks pejabat Rohil, kita melakukan koordinasi ulang dengan Assisten IV dan Kabag Perlengkapan sudah sejauh mana pelaksanaan program tersebut berjalan dan terlaksana.

Komisi B banyak mengucapkan terimakasih kepada Bupati Rohil terutama Assisten IV dan Kabag perlengkapan sudah bekerja keras untuk menginventarisir dan menarik aset-aset daerah guna tercapainya predikat wajar tanpa pengecualian (WTP). DPRD Rohil akan tetap Komitmen mengawal kegiatan tersebut hingga selesai, terang Hendra.

Kita juga memberikan apresiasi bagi rekan-rekan eks pejabat yang sudi mengembalikan mobdin tersebut.

Penarikan dan surat yang telah sampai kepada pemilik aset tersebut rata-rata mereka tidak keberatan untuk mengembalikannya, karena merasa bukan haknya, seperti Wan Tamrin, mantan Bupati Rohil," pungkas Hendra ST, politisi muda Partai Gerindra ini.(ram)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini