Kesal Selalu Dipertanyakan, Baharudin Sebut Pasar Modern Sorek Tak Ada Manfaat Mending Jadikan Sekolah

Redaksi Redaksi
Kesal Selalu Dipertanyakan, Baharudin Sebut Pasar Modern Sorek Tak Ada Manfaat Mending Jadikan Sekolah
zul/riaueditor.com

PELALAWAN, riaueditor.com - Bangunan megah 2 lantai pasar modern sorek yang berada di jantung kota kecamatan Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan hingga di penghujung tahun 2019 ini tak kunjung beroperasi meski bangunan kokoh berdiri sejak tahun 2016 lalu dimana pembangunan dibiayai dari dana proyek multiyears selama tiga tahun 2014-2016 dari APBD Pelalawan sebesar Rp 28,347 miliar.

Baharudin SH, Anggota Komisi II DPRD Pelalawan yang juga Ketua Fraksi Golkar kembali angkat bicara. Menurutnya sudah 4 tahun keberadaan bangunan megah pasar modern Sorek namun hingga kini tak ada tanda-tanda beroperasi.  

"17 kali Dewan dapil 4 reses, 5 kali pandangan fraksi dan masyarakat selalu mempertanyakan progress operasioynal pasar modern namun sampai sekarang tak ada kejelasan. Kalau perlu pihak ke 3 putus kontrak saja. Kalau juga tak beroperasi berarti pasar modern tidak ada manfaatnya mendinh jadi sekolah saja akan lebih bermanfaat," ujar Baharudin kepada riaueditor.com, Senin (24/2/2020)

Ditambahkannya, Pemerintah Kabupaten Pelalawan melalui OPD terkait yakni Diskop UKM Perindagsar untuk serius terhadap progress pasar modern sorek.  

"Manfaat pasar modern sorek selain sebagai ikon juga merupakan temapat perputaran ekonomi masyarakat. Tapi kondisinya saat ini memprihatinkan malah menjadi tempat berbuat asusila dan sebagainya mending dijadikan sekolah saja lebih bermanfaat.Kita juga sudah rugi listrik yang sudah dipasang kini sudah diputus. Kondisi pasar yang tidak terawat sungguh sangat memperihatinkan. Uang Kita banyak habis  tapi manfaat tidak ada," paparnya.  

Selain itu, sambung Baharudin,  dikhawatirkan juga akan terjadi pengrusakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab terhadap bangunan pasar. 

"Kita yang sudah ada bangunannya saja tidak bisa dijaga dan dioperasikan. Bangunannya inikan banyak dari kaca, kita khawatir saja kalau tidak juga dioperasikan terjadi pengrusakan-pengrusakan seperti memecah kaca bangunan dan sebagainya. Tentu ini amat disayangkan bangunan yang mewah namun karena belum juga beroperasi terkesan tidak terawat dan rawan pengrusakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab," ungkapnya. 

Ditambahkannya, dengan secepatnya dioperasikannya Pasar modern tentu akan menjadi pemasukan PAD buat daerah dan juga ekonomi rakyat juga berjalan. 

"Bangunan sudah megah namun sayang hingga kini tak kunjung beroperasi. Diskop UKM Perindagsar Pelalawan harus tegas menyikapi masalah ini. Kepala Dinasnya sudah bergantipun belum ada kejelasan akan dioperasikan pasar modern ini. Masa waktu pengelola atau pihak ketiga juga ada batasnya. Kalau sampai habis kontraknya dengan alasan belum ada kesepakatan dengan para pedagang, Diskop UKM Perindagsar harus bersikap. Kalau Saya pribadi alangkah baiknya dikelola dengan BUMD saja.Udah bertahun - tahun ini pasar modern tak juga beroperasi," tuturnya.(ZoelGomes)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini