Dituding Boros, Roni Tawarkan Solusi Investasi Atasi PJU Pekanbaru

Redaksi Redaksi
Dituding Boros, Roni Tawarkan Solusi Investasi Atasi PJU Pekanbaru
Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Roni Amriel

PEKANBARU, riaueditor.com - Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Roni Amriel, mengaku prihatin dengan kondisi Penerangan Jalan Umum (PJU) yang ada di Kota Pekanbaru. Dimana, hingga saat ini Pemko Pekanbaru membayar tagihan PJU Rp8 miliar per tahunnya.

Belum lama ini, Roni menyebutkan bahwa Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, telah mengundang mitra kerjanya dari PT PINS Indonesia. 

Perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan Customer Premises Equipment (CPE) dan merupakan anak usaha PT Telkom Indonesia itu, menawarkan kerjasama dan investasi menyangkut persoalan kondisi kelistrikan di Kota Pekanbaru.

"Mereka (PT PINS,red) siap berinvestasi dan membantu kota Pekanbaru dalam hal persoalan PJU yang menyedot daya watt sangat tinggi saat ini," kata Roni, kepada wartawan, saat ditemui di DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (31/1).

Dikatakan Roni, dalam kerjasama yang ditawarkan, PT PINS Indonesia melakukan pergantian bola lampu jalan yang saat ini menggunakan teknologi mercuri dengan lampu jalan yang menggunakan teknologi Light Emitting Diode (LED).

"LED sebagai model lampu masa depan dianggap mampu menekan pemanasan global karena efisiensinya. Lampu LED ini bila digunakan dapat menghemat 50 sampai 60 persen. Kita tahu, hampir 90 persen PJU tidak menggunakan lampu hemat energi," jelasnya.

Dalam hal kerjasama pembayaran, PT PINS katanya, hanya menawarkan dengan jasa sisa penghematan. Dimana, efisiens ini nantinya dihitung berdasarkan beban penggunaan lampu jalan dan persentase penghematan.

"Sisanya nanti dibayarkan PT PINS. Yang mana anggaran PJU per tahunnya menyedot anggaran Rp8 miliar. Teknologi LED ini sudah banyak digunakan di kab/kota lain seperti pelalawan, kuansing, rohul dan dumai, tinggal kota pekanbaru yang belum," ungkapnya.

Menurut Roni, tidak hanya PJU saja. Penghematan yang memerlukan teknologi lampu hemat energi ini juga bisa digunakan di setiap perkantoran dan instansi Pemko Pekanbaru.

"Pj Walikota Pekanbaru harus segera membuat MoU dengan perusahaan PT PINS. Dengan adanya strategi ini, masalah dalam pembayaran listrik di kota pekanbaru bisa terselesaikan dengan baik," tutupnya.(Eza)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini