Hearing Komisi C DPRD Riau,

Dirut PT CISS Akui Sejumlah Alat Beratnya Belum Bayar Pajak

Redaksi Redaksi
Dirut PT CISS Akui Sejumlah Alat Beratnya Belum Bayar Pajak
foto: Ist
PEKANBARU, riaueditor.com - Komisi C DPRD Riau kembali melakukan pendataan terhadap alat berat di lingkungan perusahaan. Melalui hearing dengan sejumlah perusahaan, juga Dispenda Riau, PT Cahaya Indah Sang Surya (CISS) mengakui ada sejumlah alat beratnya yang belum bayar pajak.

Dirut PT CISS mengaku, dari 149 unit alat berat perusahaan 68 diantaranya belum bayar pajak, sementara hanya 79 unit yang membayar pajak. "Ini pengakuan dari Mulyanto, saat kita lakukan hearing," ungkap Husni Thamrin kepada wartawan.

Oleh karena itu sambung anggota Komisi C DPRD Riau ini, pihaknya meminta agar pajak tersebut dibayar pada instansi terkait. Dikatakanya memang saat hearing tadi, sudah ada semacam sikap mengelabui, dimana Dirut PT CISS, selalu berbelit-belit menjawab.

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi C DPRD, Musyaffak Asikhin, sebelumnya Dirut mengaku pajak alat berat telah membayarkan. Ini, saat menjawab pertanyaan anggota DPRD Riau Husaimi Hamidi. Setelah anggota Komisi C DPRD Riau lainnya menanyakan hal yang sama, baru akhirnya Dirut PT CISS Mulyanto mengakui kalau 68 unit alat berat dari 147 unit pajaknya belum dibayarkan ke pemerintah.

Husni Thamrin menyebutkan, ini hearing. bertujuan untuk mendata seluruh alat berat milik semua perusahaan di Riau. Pendataan dikhususkan dari sektor pajaknya.

"Sehingga, jelas berapa alat berat yang beroperasi di Riau yang belum terdata," ujar politisi Gerindra ini.

Sementara itu, Kepala Dispenda Riau SF Hariyanto mengatakan sangat mendukung upaya Komisi C DPRD Riau dalam melakukan pendataan, sekaligus melakukan pemanggilan terhadap semua perusahaan pengguna alat berat di Provinsi Riau.

"Diketahui, alat berat mereka itu (perusahaan) banyak berada di hutan-hutan. Maka itu, bersyukur dengan ada Komisi C menggagas pertemuan ini. Kemudian terungkap ternyata PT CISS memiliki 147 unit alat berat. Namun setor pajak baru 79 unit. Data ini pasti akan  ditindaklanjuti," katanya. (Ria)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini