Dianggap Belum Tepat, Marlis Dukung Penghapusan Full Day School

Redaksi Redaksi
Dianggap Belum Tepat, Marlis Dukung Penghapusan Full Day School
Sekretaris Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Marlis Khasim

PEKANBARU, riaueditor.com - Keluarnya wacana pencabutan full day school yang tertuang dalam Peraturan Mentri Pendidikab dan Kebudayaan yang mengatur kebijakan sekolah delapan jam atau fuul day school dan diganti Peraturan Presiden tentang Penguatan Karakter di dukung penuh oleh DPRD Kota Pekanbaru.

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Marlis Khasim mengaku untuk Pekanbaru full day shcool dianggap belum tepat, karena kebijakan full day scholl akan memberatkan siswa bahkan di salah gunakan oleh anak-anak sebagai kesempatan barmain.

"Tidak ada gunanaya full day school itu, lebih baik kembali sekolah seperti biasa, enam hari seminggu dan sorennya bisa sekolah madrasah" Ungkap Marlis Khasim, Selasa (22/8).

Menurut Politisi PKB ini lagi, program full day scholl tersebut kurang efektif jika diterapkan ditengah fasilitas pendidikan di Kota Pekanbaru yang tergolong masih minim.

"Sebenarnya ada yang mendukung dan ada yang tidak program full day scholl ini, seperti daerah perkampungan dan pinggiran, orang tua berpikir dari pada anaknya sibuk main diluar mending waktunya dihabiskan disekolah aja," ungkapnya.

Lain hal untuk di kota ini, diungkapkan Marlis Kasim lebih baik full day school ini tidak diterapkan lagi, karena dampaknya akan membuat siswa stres dan bosan karena sistem belajar yang terlalu diporsir.

"Banyak laporan full day ini dijadikan kesempatan bagi anak untuk bermain. Kembalikan saja seperti biasa sehingga orang tua juga bisa mengontrol anaknya," beber Marlis. (Eza)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini