Di Penyampaian Nota Keuangan, PAN Sampaikan 7 Pandangan Penting

Redaksi Redaksi
Di Penyampaian Nota Keuangan, PAN Sampaikan 7 Pandangan Penting
azw
Pelaksanaan rapat Paripurna penyampaian pandangan umum fraksi terhadap nota keuangan APBD P Kabupaten Kepulauan Meranti
MERANTI, riaueditor.com - Dalam penyampaian nota keuangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2015 di ruang sidang Paripurna DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, masing-masing fraksi sampaikan yang ada di DPRD menyampaikan pandangan umum, Selasa (15/9)

Penyampaian pandangan umum disampaikan melalui sidang paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Fauzi Hasan SE didampingi wakilnya dan disaksikan angggota DPRD Kabupaten Kepualauan Meranti.

Fraksi PAN DPRD Kepulauan Meranti menyampaikan tujuh poin pandangannya umum diantaranya Nota Keuangan RAPBD 2015 harus dipandang sebagai suatu kesatuan dokumen pengajuan ranperda yang dilengkapi dengan dokumen rencana Perubahan APBD dan bahan-bahan pendukungnya. Kepada setiap SKPD untuk lebih pro aktif dalam mencari sumber-sumber pendanaan yang lain demi meningkatkan penerimaan dan pendapatan daerah dan cermat dalam menyusun program agar efektif dan efesien serta memprioritaskan program kegiatan Pro Rakyat. Penyusunan RAPBD 2015 harus menyesuaikan dengan potensi dan kapasitas aparatur daerah serta ketersediaan waktu yang tersisa. Kedepan pemerintah daerah harus tepat waktu dalam menyerahkan KUA PPAS agar Pemerintah daerah harus memiliki renstrnya masing-masing.

" Perlunya kesepahaman dan koordinasi yang aktif antara eksekutif dan legislatiif dalam proses pembahasan RAPBDP, terakhir fraksi PAN memberi apresiasi kepada Pemda yang telah mendedikansikan kemampuannya dalam menjalankan APBDP 205 serta prestasi Pemerintah dalam meningkatkan PAD dan meraih dana dari luar Propinsi," kata salah seorang anggota fraksi PAN DPRD Meranti.

Sementara pandangan umum Fraksi Gerindra plus PKS disampaikan oleh juru bicaranya, H Nursalim memberikan tanggapan bahwa rendahnya serapan APBD P 2015, adanya Dinas yang belum melaksanakan program padahal sudah di anggarkan,  mendorong dan mengingatkan agar SKPD bergerak cepat untuk melaksanakan/merealisasikan program secepatnya, dan agar UMK 1.940.000 direalisasikan.

Sementara itu pandangan umum fraksi Demokrat dan fraksi PBB disampaikan oleh juru bicaranya, H Zubiarsyah SH memberikan tanggapan bahwa pemerintah belum maksimal dalam melakukan konsultasi/koordinasi antara SKPD dan DPRD.

" Banyak kegiatan fisik yang menyentuh masyarakat masih banyak belum dilaksanakan, dan selanjutnya agar SKPD sungguh-sungguh untuk meningkatkan PAD," bebernya.

Sementara pandangan umum Fraksi PPP PKB disampaikan juru bicaranya,  Edi Masyudi memberikan tanggapan bahwa pekerjaan / program harus selesai pada akhir tahun, banyak program pembangunan belum terlaksanakan. " Masing-masing SKPD harus memasukkan hasil musrembang, tidak memasukkan kegiatan seremonial dan memasukkan kegiatan yang menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat," tuturnya.

Pandangan umum dari Fraksi Golkar disampaikan oleh juru bicaranya, Pauzi SE memberikan tanggapan bahwa agar pemerintah bisa meningkatkan PAD secara maksimal dan meningkat SDM yang ada, masing-masing SKPD memberikan laporan realissi program yang terlaksana kepada komisi yang terkait.

Pandangan Fraksi PDIP disampaikan oleh juru bicaranya, Yekti Handayani mengatakan bahwa pemerintah harus melakukan studi untuk meningkatkan PAD, mengirim realisasi program ke DPRD, ada SKPD yang tidak melaksanakan program, Pariwisata harus mendapatkan perhatian khusus dengan melengkapi sarana – prasarana menuju ke tempat pariwisata.

Sementara Fraksi Hanura disampaikan juru bicaranya, Mikwan mengatakan bahwa masing-masing SKPD harus bisa memilah program mana yang menjadi kebutuhan dari masyarakat, kepada SKPD memasukkan hasil reses kedalam program SKPD.(azw)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini