Dewan Minta RAPP Kaji Ulang Pintu Keluar - Masuk Truk Balak POS II Simpang Langgam

Redaksi Redaksi
Dewan Minta RAPP Kaji Ulang Pintu Keluar - Masuk Truk Balak POS II Simpang Langgam
foto: ist
PELALAWAN, riaueditor.com - Keberadaan pintu Keluar - Masuk truk pengangkut kayu balak di POS II PT RAPP Simpang Empat Langgam Kota Pangkalan Kerinci, banyak dikeluhkan masyarakat pengguna jalan. Pasalnya truk balak yang melintas di simpang empat mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Hal ini dibenarkan oleh Baharudin SH, Anggota Dewan yang juga Ketua Fraksi Golkar DPRD Pelalawan. Menurutnya, sudah banyak masyarakat yang melapor mengeluhkan pintu Keluar - Masuk truk balak PT RAPP di Pos II Simpang Empat Langgam.

"Posisinyakan pas lampu merah semua disimpang. Ini sangat rawan dengan kecelakaan. Truk balak yang melintas Itu kan panjang, belum lagi tonase muatan perlu kehati-hatian para pengendara jika mendekati truk. Pintu keluar masuk truk balak sudah dinilai tidak layak karena berada dekat simpang empat," paparnya.

Dilanjutkan Baharudin, pihak perusahaan hendaknya mencari jalan pintu-masuk yang lain sehingga tidak mengganggu kenyamanan pengendara.

"Ya dikaji ulanglah posisi pintu keluar-masuk truk balak. Cari lokasi yang lain. Karena sudah banyak masyarakat yang mengeluh. Disitu arus Lalu lintas sangat ramai ditambah lagi debu yang dihasilkan menambah ketidaknyamanan pengguna jalan," tegasnya.

Baharudin juga menyebutkan keluhan masyarakat dengan tumpukan truk di tepi jalan sekitar simpang empat. "Banyak truk balak yang kadang parkir ditepi jalan sekitar simpang empat tersebut seperti terminal saja. Perusahaan seharusnya buat terminal sendiri sehingga truk-truk pengangkut kayu tidak sembarangan memarkirkan truknya di tepi jalan. Selain mengganggu kenyamanan pengguna jalan juga saya kira tak elok dipandang mata," tukasnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini