Dewan Desak PT Duta Palma Buka Akses Jalan

Redaksi Redaksi
Dewan Desak PT Duta Palma Buka Akses Jalan
Ketua komisi II DPRD Riau, Robin Hutagalung SH

PEKANBARU, riaueditor.com - Selain kebun plasma, warga desa Siberakun Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) juga mengeluhkan penutupan jalan di lokasi perusahaan. Sementara PT Duta Palma (DP) berjanji akan membicarakan hal itu seminggu kedepan.

Hal itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Riau dengan masyarakat Siberakun, Pemkab Kuansing, Dinas Perkebunan Riau dan instansi terkait lainnya, Kamis (23/7/20).

Dalam RDP itu, ketua komisi II DPRD Riau, Robin Hutagalung SH, mengatakan perlunya PT DP berinteraksi dengan masyarakat.

"Kalaupun secara hukum positif galian parit sedalam 4 meter dengan lebar 12 meter haknya PT DP, tapi kami minta agar PT DP berinteraksi dengan masyarakat. Tolong beri akses jalan ke masyarakat", ucapnya.

Menjawab hal itu, Head Legal PT DP Hendra Leo berjanji akan membicarakan masalah itu ke jajaran direksi paling lambat seminggu kedepan.

Sebagaimana diketahui, RDP yang dipimpin Robin Hutagalung didampingi Sekretaris Sugianto, anggota Manahara Napitupulu dan Marwan Yohanis terungkap bahwa, PT DP hadir di Kuansing pada tahun 1988.

Saat itu masyarakat dan PT DP sepakat membangunkan kebun untuk masyarakat Kuansing 2.225 hektar. Akan tetapi kesepakatan tersebut sampai sekarang tak direalisasikan. Perusahaan beralasan kalau tak puas laporkan saja.

Karena tak kunjung direalisasikan, masyarakat Siberakun kini menuntut PT DP agar mengembalikan 3 ribu hektar tanah ulayat yang dikuasai perusahaan.

Sementara Head Legal PT DP, Hendra Leo, mengaku pada dasarnya antara masyarakat dengan PT DP tidak ada masalah.

Ia mengatakan, berdasarkan catatan yang ada, permasalahan PT DP dengan masyarakat Siberakun terkait pembangunan kebun seluas 875 hektar sudah diselesaikan.

"Penyelesaian difasilitasi Pemkab Kuansing pada tanggal 14 September 1999. Dan waktu itu tokoh masyarakat Siberakun membubuhkan tandatangan seperti, Andi, Rudi Hartono, Suardi dkk", ujarnya. (fin)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini