Baru Dilantik, Malik Siregar Langsung Reses ke Inhu

Redaksi Redaksi
Baru Dilantik, Malik Siregar Langsung Reses ke Inhu
ali/riaueditor.com
Malik Siregar, anggota DPRD Riau saat menggelar Reses Kelurahan Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat, Inhu Kamis (24/12) malam.
RENGAT, riaueditor.com - Setelah dilantik pada, Kamis (17/12) lalu, sebagai PAW (Pengganti Antar Waktu) H Mursini yang maju sebagai calon Bupati Kuantan Singingi, anggota DPRD Riau, Malik Siregar langsung menggelar reses ke daerah pemilihannya Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Pada saat menggelar Reses di Kelurahan Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat, Kamis (24/12) malam, reses politisi partai PPP (Partai Persatuan Pembangunan) tersebut dihadiri para tokoh masyarakat dari  Kecamatan Rengat dan Rengat Barat serta ratusan warga dari 2 kecamatan tersebut.

Malik Siregar yang tergabung dalam Komisi E DPRD Riau dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa permintaan pembangunan gedung TK dan peningkatan nilai insentif guru MDTA (Madrasah Diniah Takmaliah Awaliah) menjadi pekerjaan rumah bagi Malik Siregar atau yang lebih dikenal dengan panggilan Ustad Malik itu.

Mewakili masyarakat Pematang Reba, H Lasmi Ismail berharap kepada Malik Siregar selaku wakil rakyat agar selalu memperhatikan daerah Inhu.

"Selamat kepada ananda Malik Siregar yang telah dilantik sebagai anggota DPRD Riau, dengan adanya Malik Siregar sebagai Anggota DPRD Riau dari Dapil Inhu-Kuansing masyarakat Inhu sangat memiliki harapan yang besar terutama dibidang pendidikan," katanya.

Menjawab permintaan masyarakat, Malik Siregar bertekat akan memperjuangkan aspirasi tersebut, sebagai mana yang diharapkan masyarakat.

"Saya akan bawa usulan ini ke tingkat fraksi dan komisi, do`akan saya semoga apa yang kita harapkan ini bisa terwujud dan tentunya tidak mungkin secepat yang dibayangkan, karena APBD Riau 2016 sudah disahkan, dan ini akan kita usulkan pada APBD Perubahan 2016 mendatang," jawabnya.

Dirinya berpesan agar masyarakat dapat ikut serta mengawasi pembangunan daerah ini, terutama dibidang pendidikan. Baik tentang kebijakan sekolah yang melanggar ketentuan, seperti adanya pungutan liar (pungli).

"Masyarakat harus aktif dan tidak usah takut jika ditemukan pelanggaran dan pungli di sekolah, terutama di tingkat SD hingga SMA, silahkan laporkan ke kami anggota DPRD Riau. Jika bukti dan fakta ada, maka kita akan lakukan sidak, bila perlu kita rekomendasikan laporannya ke pihak penegak hukum," pungkasnya. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini