Afrizal Nilai Pemkab Tidak Berlaku Adil Terhadap Kecamatan Penyumbang DBH Terbesar

Redaksi Redaksi
Afrizal Nilai Pemkab Tidak Berlaku Adil Terhadap Kecamatan Penyumbang DBH Terbesar
Anggota DPRD Rokan Hilir, Afrizal
BAGANSIAPIAPI, riaueditor.com - Anggota DPRD Rokan Hilir, Afrizal menilai pemerintah terkesan tidak berlaku adil dalam melaksanakan pembangunan di dua kecamatan penyumbang dana bagi hasil (DBH) terbesar di daerah itu.

"Harusnya Pemkab berlaku adil. Masa daerah penyumbang DBH terbesar di Rohil seperti Kecamatan Rantau Kopar dan Tanah Putih kurang diperhatikan," kata Afrizal kepada wartawan di Bagansiapiapi, Minggu (18/9).

Ia menjelaskan, bila ditinjau ulang, awalnya PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) masuk di Rokan Hilir pada tahun 1967 dengan nama Caltex Pacific Indonesia (PT CPI) yang kala itu menurunkan beberapa unit alat beratnya melalui Pelabuhan Sintong, Kecamatan Tanah Putih.

"Saat itulah PT CPI melakukan pengeboran pertama di Desa Sintong yang dinamakan sumur minyak 01. Hingga kini terdapat 1200 sumur minyak di Rokan Hilir," kata Politisi Golkar itu.

Namun ia sangat menyayangkan sikap pemerintah setempat terhadap keadilan dan pemerataan pembangunan yang saat ini tengah dilakukan.

"Pemkab terkesan tak adil, karena dua kecamatan ini merupakan penyumbang APBD Rohil terbesar," katanya lagi.

Menurut dia, sejauh ini pembangunan khusus wilayah kecamatan penghasil minyak paling sedikit dan sangat bertolak belakang.

"Seharusnya dua kecamatan ini yang paling banyak dapat bagian, itu baru dikatakan keadilan," tegasnya.(der)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini