APBD 2016 Pekanbaru Belum Bisa Digunakan

Redaksi Redaksi
APBD 2016 Pekanbaru Belum Bisa Digunakan
ilustrasi
PEKANBARU, riaueditor.com - Meski Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru tahun 2016 sudah disahkan sejak bulan November lalu sebesar Rp 3,1 triliun. Sangat disayangkan sekali APBD hingga kini belum juga bisa digunakan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua fraksi Golkar Kota Pekanbaru, Herwan Nasri ST. Ia mengaku kecewa dan mempertanyakan kenapa APBD Pekanbaru belum bisa dipergunakan.

"Padahak sejak lama kita sudah mewanti-wanti Pemko, agar pada bulan Januari bisa dibelanjakan. Jujur saja kami sangat kecewa. Kenapa kok bisa lambat. Padahal dari awal sudah kami ingatkan, kenapa masih terjadi lagi (APBD lambat dibelanjakan)," kata Herwan ketika dikonfirmasi Kamis (18/2).

Herwan juga mengharapkan persoalan ini harus dievaluasi. Jika memang alasannya karena adanya defisit anggaran, maka harus diberitahu DPRD.

"Jika ini dibiarkan dikhawatirkan akan berdampak kepada pembangunan kota dan pergerakan ekonomi masyarakat," jelasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Pekanbaru dari partai PKS, Mulyadi Amd, juga menyebutkan seharusnya hal seperti ini tidak terlalu lama prosesnya. Disebutkannya, dengan belum juga dicairkan APBD, banyak hal yang tertunda dari program-program pemerintah, termasuk kewajiban pemko yang harus ditunaikan dan dikeluarkan, seperti membayar gaji tenaga harian lepas (THL), tunjangan dan segala macamnya.

"Tentu ini menjadi pertanyaan kenapa bisa terjadi. Kami ingin pemerintah kota terbuka saja soal persoalan APBD ini," ucapnya.

Mulyadi juga berharap segera ada pertemuan antara Banggar (Badan Anggaran) DPRD Pekanbaru dengan Pihak Pemerintah Kota Pekanbaru yang juga melibatkan pimpinan komisi, fraksi untuk mendapatkan solusi terbaik.

"Ini harus segera dibahas agar tidak ada kesalahpahaman antara legislatif dan eksekutif," pintanya.(za)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini