4 Fraksi DPRD Inhu Sampaikan Pandangan Umum

Redaksi Redaksi
RENGAT, riaueditor.com- Bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Inhu hari ini saptu (23/8) 4 (Empat) Fraksi yang ada di DPRD Inhu menyampaikan Pandangan Umum Terhadap Penyampaian Nota Keuangan RAPBD T.A 2015.

Wisma Heppy mewakili Fraksi Golkar menyampaikan saran menyampaikan beberapa saran kepada Pemkab.Inhu agar Mengoptimalakan Pemanfaatan Aset Pemerintah Daerah, mengoptimalkan Pengelolaan Perusahaan Daerah.

Selain itu juga mengintensifkan Komunikasi dan Koodinasi dengan Pemerintah Pusat dalam penetapan alaokasi dana bagi hasil pajak dan bagi hasil SDA yang merupakan hak Daerah dengan berbekan Data yang Valit, katanya.

Selanjutnya juga memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan kualitas sarana dan prasarana pelayanan pajak dan restribusi daerah, terutama peningkatan kualitas sarana tekhnologi serta peningkatan keterampilan aparatur pengelola administrasi pendapatan daerah, ujarnya.

Sementara itu Adila Ansori mewakili Fraksi Demokrat Plus mengharapkan agar Pemkab. Inhu mengoptimalkan kinerja dan penggunaan anggaran, perlu melakukan efisiensi dan transparansi serta akuntabel, juga memprioritaskan kepentingan dan pelayanan publik dan meningkatkan pengawasan.

Sedangkan Hasman mewakili Fraksi Gabungan suara Perjuangan Bersama lebih menyoroti pembelajaan APBD yang setiap tahunnya tdak pernah maksimal.

"Untuk itu diminta kepada saudara Bupati selaku Kepala Daerah untuk tegas dan mengawasi pimpinan satker dalam menjalankan tugasnya, guna membuahkan hasil yang maksimal", katanya.

Kami menilai dan melihat kurang jelasnya skala prioritas pembangunan kab. Inhu, misalnya beberapa perkantoran atau gedung yg layak tapi sudah diganti, sementara didesa-desa dan kecamatan masih banyak jalan, jembatan rusak yang perlu ditangani segera guna kelangsungan perekonomian yang merupakan urat nadi kehidupan masyarakat, tegasnya.

Yang terakahir adalah Hafizon Ramadhan yang mewakili Fraksi Gabungan Bersatu dimana lebih menyoroti terhadap Kinerja Dispenda (Dinas Pendapatan Daera) Kab Inhu.

Hafizon menganggap bahwa Dispenda Inhu dan Instansi lainya masih berkerja santai dan kurang maksimal dalam menggali berbagai sumber PAD, akibatnya kalkulasi Target dan realisasi untuk postur PAD tidak maksimal.

"Seharusnya Realisasi Postur PAD untuk tahun 2015 bisa berjumlah lebih kurang RpM 100 Milyar", katanya.

Untuk itu dirinya meminta kepada pemkab.inhu untuk melakukan audit kinerja secara menyeluruh dengan melihat efektifitas pelaksanaan program dan kegiatan, pungkasnya. (Ali)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini