Buntut Kritik BEM UI, Jokowi Tegas Minta Kampus Tak Halangi Kebebasan Berekspresi Mahasiswa

Redaksi Redaksi
Buntut Kritik BEM UI, Jokowi Tegas Minta Kampus Tak Halangi Kebebasan Berekspresi Mahasiswa
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan pers tentang pengembangan dan pembuatan vaksin COVID-19 harus ikuti prosedur dan kaidah ilmiah di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/3/2021). (Biro Pers Sekretariat Presiden)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menanggapi satir yang dilontarkan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) yang menyebutnya 'The King of Lip Service'. Menurut Jokowi, hal itu tidak lah masalah, karena dirinya sudah sering dijelek-jelekkan.

"Itu kan sudah sejak lama ya, dulu ada yang bilang saya ini klemar-klemer, ada yang bilang saya itu plonga-plongo, kemudian ganti lagi saya ini otoriter, kemudian ada juga yang nomong saya bebek lumpuh, baru-baru ini ada yang bilang saya ini bapak bipang (babi panggang), terakhir ada yang menyampaikan the king of lip service," kata Jokowi seperti dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (29/6/2021).

Jokowi mengamini, hal tersebut adalah sebuah ekspresi kebebasan berpendapat di alam demokrasi. Terlebih bila hal itu dilakukan mahasiswa yang tengah belajar menyampaikan pendapat.

"Saya kira ini bentuk ekspresi," tutur Jokowi.

Jokowi menginginkan agar kebebasan berekspresi tidak dikekang. Dia pun meminta pihak kampus agar tidak menghalangi mahasiswanya menyampaikan pendapat.

"Jadi universitas tidak perlu menghalangi mahasiswa untuk berkeskpresi," kata Jokowi menandasi.


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini