Wakapolri Ultimatum Anak Buah Selesaikan Masalah Miras Oplosan Sebelum Ramadan

Redaksi Redaksi
Wakapolri Ultimatum Anak Buah Selesaikan Masalah Miras Oplosan Sebelum Ramadan
Foto Okezone
Wakapolri Komjen Syafruddin.

JAKARTA - Wakapolri Komjen Syafruddin kembali memberi peringatan keras kepada anak buahnya untuk menyelesaikan masalah peredaran minuman keras (miras) oplosan sebelum bulan Ramadan.

"Saya ultimatum bahwa segera selesaikan. Saya kasih target waktu sebelum bulan Ramadan. Kenapa demikian? Karena nanti mengganggu yang orang mau beribadah, terus ada isu miras, bulan Ramadan isinya agama semua," kata Syafruddin di Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (15/4/2018).

Syarifudin melanjutkan, apabila masih ada kasus miras oplosan pada bulan Ramadan, ia tidak segan-segan akan mencopot Kapolda dan Kapolres setempat. Ia menginginkan, bulan suci Ramadhan nanti betul-betul steril dari kasus-kasus miras oplosan.

"Kalau dia tidak serius, ya kita ganti. Saya sudah sampaikan seluruh Kapolda, saya sudah bicara tolong serius bukan hanya memerintahkan tapi kita turunkan tim dari mabes (Polri) untuk melihat keseriusan para Kapolda dan Kapolres," kata Syafruddin menambahkan.

Syafruddin menegaskan, ancaman itu bukan main-main. Ancaman itu bahkan sudah terbukti terhadap Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen I Ketut Argawa yang baru menjabat selama tiga bulan langsung dicopot karena diduga ada kesalahan prosedur pembebasan lahan yang kemudian diprotes ibu-ibu pengajian.

Sekedar informasi, berdasarkan catatan kepolisian, sudah ada sebanyak 89 orang tewas di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat akibat miras oplosan. Wilayah hukum Polda Metro Jaya meliputi Jakarta Selatan 8 orang, Jakarta Timur 10 orang, Depok 8 orang dan Bekasi Kota 7 orang.

(okezone.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini