Uji KIR Gratis, Kemenhub Siapkan Dana Rp15 Miliar

Redaksi Redaksi
Uji KIR Gratis, Kemenhub Siapkan Dana Rp15 Miliar
(Foto: Okezone)
Menhub Budi Karya.

BANDUNG - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah melakukan subsidi pembuatan SIM A Umum di tiga kota besar. Pertama telah dilakukan di Jakarta, kemudian Surabaya dan hari ini di Bandung, Jawa Barat.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, dengan subsidi ini maka para pengemudi angkutan umum hanya perlu membayar maksimal sebanyak Rp100.000.

Kemudian untuk subsidi ini, akan dibiayai oleh para operator pemilik merk dan juga kementerian Perhubungan.

Kemenhub sendiri mengeluarkan anggaran hingga Rp15 miliar untuk subsidi Sim A dan juga Uji Kir gratis yang sama-sama dilakukan di 10 kota besar.

"Anggaran dari Kemenhub ya kira-kira total Rp10 miliar sampai Rp15 miliar. Untuk 10 kota semuanya mix untuk Sim A Umum dan Uji KIR," ungkap Menhub di Bandung, Sabtu (3/3/2018).

Sementara untuk di Bandung, kuota Sim A Umum yang disediakan sebanyak 200 dan dilakukan selama satu bulan penuh. Jika sebelum waktu selesai kuota telah terpenuhi maka akan ditambah lagi.

"Nanti akan dibuka lagi kalau enggak kebagian tapi sekarang kita engga berpikir mengenai kuota dan tidak kuota dulu. Pokoknya untuk driver ini kita berikan kesempatan dulu," kata dia.

"Karena mereka kalau katakan lah enggak mendapat kuota dalam taksi online bisa di taksi biasa. Ini kan satu profesi. Profesi bisa di mana-mana dan tidak tergantung dalam kuota. Bahkan dia bisa ada cara-cara lain yang bisa dia gunakan," jelasnya.

Budi mengatakan, setelah Bandung maka pihaknya akan melanjutkan subsidi Sim A ini ke kota lainnya seperti ke pulau Jawa. Namun, belum diketahui dengan jelas karena akan melakukan tinjauan terlebih dahulu. "Saya hari Rabu akan ke Jawa Timur nanti kota nya akan di lihat entah Pemalang atau mana. Hari Minggu saya ada di Jogja," tukas Menhub.

(okezone.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini