Nasib Pimred Antara di Ujung Tanduk

Redaksi Redaksi
Nasib Pimred Antara di Ujung Tanduk
antara.com
JAKARTA - Serikat Pekerja Antara menolak dengan keras surat yang dilayangkan Dewan Pengawas (Dewas) Perum LKBN Antara atas usulan pemberhentian dua direksi Kantor Berita Antara yaitu Direktur Keuangan, Endah Sri Wahyuni dan Direktur Pemberitaan, Akhmad Kusaeni.

Ketua Serikat Pekerja Antara, Rachmad Nasution, mengungkapkan alasan pemberhentian terhadap kedua direktur tidak masuk akal.

"Dalam surat yang dilayangkan kepada Kementrian BUMN pada tanggal 11 April 2014 atas pemberhentian kedua direksi di atas, alasannya non sense. Mereka dianggap tidak produktif dalam pendapatan Antara sehingga terancam merugi," kata Rachmad di Wisma Antara, Rabu (16/4/2014).

Dia menjelaskan, pendapatan Antara selama ini berasal dari dua sumber yaitu Public Service Oligation (PSO) dari pemerintah yang dijalankan produksinya oleh direktorat redaksi dan sumber pendapatan lain dari direktorat komersial.

"Realisasi penerimaan setiap tahun di atas 90%. Bahkan di tahun 2013 realisasi mencapai 96% dari total anggaran Rp89 miliar," jelas Rachmad.

Rachmad berharap Dewan Pengawas Perum LKBN Antara transparan kepada para pekerja Antara terkait alasan sebenarnya pemberhentian kedua direktur Antara.

"Kita ingin Dewas lebih transparan. Alasan apa yang sebenarnya. Karena secara pendapatan dan penerimaan Antara tidak mengalami kerugian dan tidak ada yang dirugikan," tukasnya.


(hol,okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini