Kapolri: Kalau Polisi Berpolitik, Lebih Baik Mundur dan Jadi Capres

Redaksi Redaksi
Kapolri: Kalau Polisi Berpolitik, Lebih Baik Mundur dan Jadi Capres
Republika/ Yasin Habibi
Kapolri Jenderal Polisi Sutarman meninjau pengamanan proses rekapitulasi suara nasional di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Jumat (9/5).
JAKARTA - Polri sudah menegaskan kepada seluruh anggotanya agar tidak memihak dalam Pilpres 2014. Kapolri Jenderal Sutarman menegaskan jajarannya untuk netral.

"Kalau masih nekat ya mengundurkan diri, supaya dia menjadi capres dan cawapres saja," kata dia, Rabu (4/6).

Sutarman sudah memerintahkan melalui garis komando agar anggota Polri taat pada aturan yang berlaku. Ia melanjutkan, Polri hanya melakukan pengamanan, agar pemilu berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan.

"Jadi tidak ada salah satu perorangan atas nama institusi mendukung salah satu pasangan calon. Semuanya harus netral," kata dia.

Sutarman mengatakan, anggota polisi aktif yang ikut dalam politik akan langsung dipanggil kesatuannya. Mereka akan diperingatkan untuk mengubah sikapnya dalam Pilpres dan dijelaskan mengenai ketentuan sikap seorang anggota polisi yang diharuskan netral.

"Kalau masih tidak mau kita proses disiplin dan etikanya," kata dia.(ROL)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini