KBRI Riyadh Sebut Nasib Rizieq Ada di Tangan Arab Saudi

Redaksi Redaksi
KBRI Riyadh Sebut Nasib Rizieq Ada di Tangan Arab Saudi
(ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

JAKARTA - Kedutaan Besar RI di Riyadh menyatakan bahwa nasib kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab sepenuhnya ada di tangan pemerintah Arab Saudi.

Duta Besar RI untuk Saudi Agus Maftuh Abegebriel menuturkan kejelasan nasib Rizieq dan alasan dia tak bisa pulang ke Indonesia itu "ada di ranah otoritas Saudi."

Melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Agus menuturkan pemerintah Indonesia tidak pernah menghalangi apalagi mencekal Rizieq untuk pulang ke Indonesia. Hal itu diutarakan merespons klaim Rizieq yang selama ini mengaku tak bisa pulang karena dicekal otoritas Saudi atas permintaan pemerintah Indonesia.

Agus juga membenarkan pernyataan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI Mahfud MD bahwa Rizieq bermasalah dengan pemerintah Saudi sehingga tak bisa pulang ke Indonesia.

Sebab, menurut dia, pencekalan gugur jika dalam waktu enam bulan pihak yang dicekal tidak berhasil dibawa ke pengadilan. Sementara itu, sudah satu setengah tahun Rizieq mengasingkan diri ke Saudi.

Selain itu, Agus juga menuturkan bahwa seluruh perwakilan Indonesia, termasuk KBRI Riyadh, selalu terbuka membantu warga Indonesia yang tengah bermasalah di luar negeri.

Namun, ia meyakini KBRI tidak bisa memaksa untuk membantu para WNI yang bermasalah itu jika mereka menolak bantuan.

(cnnindonesia.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini