Ini Kata Pratikno Presiden Jokowi Berani Gratiskan Jembatan Suramadu

Redaksi Redaksi
Ini Kata Pratikno Presiden Jokowi Berani Gratiskan Jembatan Suramadu
(Doc. Net)
Presiden Joko Widodo saat meresmikan pembebasan tarif penyeberangan tol jembatan Suramadu.

JAKARTA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno membantah bahwa kebijakan Presiden Joko Widodo menggratiskan Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) sebagai kebijakan politik menjelang Pilpres 2019 mendatang.

"Saya menegaskan ulang ya apa yang disampaikan oleh Pak Presiden. Faktanya itu adalah ketimpangan Madura dengan Jawa Timur yang lain sangat tinggi," kata Pratikno kepada wartawan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Kamis, (01/11/2018).

"Misal saja, ilustrasinya kemiskinan di Kota Surabaya itu sekitar 4% plus. Terus kemiskinan Sidoarjo itu lupa saya angkanya, di bawah 6%. Jadi semuanya kemiskinan di kawasan Surabaya dan sekitarnya itu di bawah 6%," lanjut mantan Rektor UGM Yogyakarta ini.

Sementara itu, persentase kemiskinan di Madura sangat besar, rata-rata masih di angka 20%. Atas dasar itulah kata Pratikno, pemerintah mencari skema untuk mengentaskan masalah kemiskinan di kawasan Madura.

"Nah itulah yang direspon, dicari tahu apa yang sebabnya. Ya banyak faktor, tapi salah satu faktornya adalah kemahalan logistik yang memang sangat signifikan. Sampai (hasil) kebun tebu di Madura saja tidak kompetitif untuk dibawa ke pabrik gula di Sidoarjo," tutur Pratikno.

Untuk merespon mahalnya distribusi logistik, sebenarnya pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR sudah menurunkan tarif Tol Jembatan Suramadu sebesar 50 persen tahun 2016 silam. Namun upaya tersebut ternyata belum juga efektif.

"Jadi enggak ada sesuatu (atas keputusan pemerintah pusat menggratiskan Tol Jembatan Suramadu). Masak untuk masyarakat Madura yang begitu tertinggal kita enggak mendukung, ya aneh lah," pungkas Pratikno.

(jarrak.id)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini