Ini Daftar 68 Gunung Api di Indonesia yang Berpotensi Lahirkan Bencana

Redaksi Redaksi
Ini Daftar 68 Gunung Api di Indonesia yang Berpotensi Lahirkan Bencana
(Doc. JARRAK)
Gunung Sinabung di Karo, Sumatera Utara merupakan satu dari 68 gunung api aktif di Indonesia

JAKARTA - Sebanyak 68 dari 127 gunung api aktif di Indonesia dipantau oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) selama 24 jam terus menerus, berkaitan dengan aktivitasnya yang memiliki potensi kebencanaan.

Laporan Kebencanaan Geologi resmi yang dikeluarkan PVMBG hari Minggu (13/01/2019) siang menyebutkan, pemantauan itu dilakukan karena gunung-gunung api aktif itu telah masuk dalam kategori mulai waspada hingga Level I.

Inilah 68 Gunung Api Aktif yang dipantau terus menerus selama 24 jam oleh PVMBG dengan masing-masing statusnya:

Status Awas (level IV)

– Gunung Sinabung di Sumatera Utara sejak 2 Juni 2015.

STATUS Siaga (level III)

– Gunung Agung (Bali) sejak 10 Februari 2018

– Gunung Soputan (Sulawesi Utara) sejak 3 Oktober 2018

– Gunung Anak Krakatau (Lampung) sejak 27 Desember 2018.

Status Waspada (Level II)

– Gunung Merapi, Marapi, Kerinci, Semeru, Bromo, Rinjani, Sangeangapi, Rokatenda, Lokon, Gamalama, Gamkonora, Ibu, Dukono, Lewotolok dan Banda Api.

Sedangkan 48 gunung lainnya statusnya Normal (level I).

Gunung Sinabung di Sumatera Utara paling aktif di Indonesia saat ini. Erupsinya masih berlangsung hingga kini sejak tahun 2013.

Bahkan sejak Sabtu (12/01/2019) hingga Minggu (13/01/2019) visualnya terlihat jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah teramati dengan ketinggian 300 meter dari atas puncak berwarna putih dengan intensitas tebal. Angin bertiup lemah hingga kencang ke arah selatan dan barat.

Melalui rekaman seismograf lewat pemantauan 24 jam terhadap Gunung Api Aktif itu, Sabtu (12/01/2019) tercatat oleh PVMBG 2 kali gempa hembusan, satu kali gempa Tornelo, satu kali gempa tektonik lokal dan tiga kali gempa tektonik jauh.


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini