Erick Thohir Puji Petugas KRL Mujenih dan Egi karena Kembalikan Uang Rp500 Juta

Redaksi Redaksi
Erick Thohir Puji Petugas KRL Mujenih dan Egi karena Kembalikan Uang Rp500 Juta
(Foto: Kementerian BUMN).
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengapresiasi sikap petugas Kereta Rel Listrik (KRL) Mujenih dan Egi Sandi yang viral baru-baru ini karena mengembalikan uang penumpang sebesar Rp500 juta. Sikap tersebut diharapkan bisa menginspirasi banyak orang.

"Itu sesuatu yang luar biasa bagi kita semua. Saya harapkan ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua terutama para pimpinan bahwa memang kebetulan kita diberikan amanah. Kita juga harus siap dari pada akhlak itu sendiri jika kita mau sukses," ujar Erick dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Senin (13/7/2020).

Dia juga menyebut, tindakan luar biasa dua petugas ini tidak semata menjadi simbolik. Namun, sikap itu menunjukan, Indonesia sebagai bangsa besar tetap berpegang teguh pada prinsip kejujuran dan disiplin tinggi dengan didasari akhlak yang baik. 

"Karena tanggung jawab dan yang terpenting apa yang kita sepakati bersama bahwa apa yang kita lakukan tak ada artinya kalau tidak didasari oleh akhlak. Karena itu, kemarin ketika beritanya ada di mana-mana, saya rasa ini poin yang sangat bagus, kebetulan kami di BUMN juga punya prinsip bahwa akhlak menjadi landasan utama," ujarnya. 

Pendiri Mahaka Media itu juga mengatakan, sikap disiplin dapat menjadi kunci bagi indonesia untuk keluar dari persoalan Covid-19. Masyarakat dinilai harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah dirumuskan pemerintah.

"Kemarin saya bilang juga sebelumnya kita terus mengobati, suksesnya kita melawan Covid-19 kalau masyarakat itu disiplin dan berpartisipasi untuk menangani itu semua. Dan Insya Allah apa yang diberikan (contoh) oleh mas Egi dan Mujani menginspirasi generasi muda kita," tuturnya.

Sebagai informasi, pada 6 Juli 2020 lalu, tepatnya pukul 16.40 WIB, petugas KRL Mujenih dan Egi Sandi menemukan barang yang tertinggal di kereta. Barang tersebut berupa plastik berisi uang dalam bungkusan koran.

Mujenih dan Egi kemudian menyerahkan ke petugas Passenger Service di Stasiun Bogor bernama Iqbal Fahri. Bersama beberapa petugas lainnya, mereka memeriksa bungkusan lebih detail untuk kepentingan memasukkan data dalam aplikasi lost and found atau laporan barang tertinggal di KRL.

(iNews.id)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini