Ditutup Pagar Setinggi 2 Meter, Warga Jombang Harus Manjat Jika Ingin Keluar-Masuk Rumah

Redaksi Redaksi
Ditutup Pagar Setinggi 2 Meter, Warga Jombang Harus Manjat Jika Ingin Keluar-Masuk Rumah
(foto: Intagram/@info_jombang)
Warga Jombang, Siti Khotijah Warga Desa Sudimoro Kabupaten Jombang Kesulitan Keluar-Masuk Tanah

SURABAYA - Siti Khotijah (35) warga Desa Sudimoro, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang, Jatim kesulitan untuk bisa masuk ke rumah sendiri. Pasalnya akses masuk terhalang tembok pagar setinggi 2 meter milik tetangganya, Seger (61).

Jika ingin masuk ke rumahnya, Khotijah harus memiringkan badan atau memanjat pagar tembok tetangganya yang berada di depan rumahnya. Hanya ada celah selebar sekitar 0,5 meter.

Khotijah sendiri tinggal di rumah tersebut hanya bersama anak semata wayang sejak 2006. Sedangkan sang suami bekerja di Jakarta. Sebelumnya Khotijah tinggal bersama saudara, Sri Utami, yang menempati rumah warisan.

Rumah tersebut menghadap ke jalan Desa. Namun Khotijah ingin tinggal di rumah sendiri, sehingga rumah induk itu dipecah dan menempati pada bagian belakang. Ironisnya oleh sang tetangga dibangun pagar setinggi 2 meter dengan mepet pada rumah Khotijah.

saksikan videonya di sini.

"Jika mau masuk atau keluar rumah sangat sulit. Saya harus memiringkan badan atau memanjat kalau ingin masuk atau keluar dari rumah," terang Khotijah, Kamis (27/9/2018).

Menurut Khotijah, dirinya pernah berusaha mencari keadilan dengan mengadu pada pemerintah desa setempat. Namun tidak membuahkan hasil, sehingga tetap tidak ada akses masuk yang luas menuju rumahnya.

"Pak Carik (sekdes) bilang tanah yang dibangun pagar milik pak Seger, jadi pembangunan pagar dianggap tidak bermasalah. Katanya beli tanah itu," ucapnya.

(okezone.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini