DPR Anggap Percobaan Bom Bunuh Diri di Medan sebagai Aksi Teror

Redaksi Redaksi
DPR Anggap Percobaan Bom Bunuh Diri di Medan sebagai Aksi Teror
Pelaku percobaan bom bunuh diri di sebuah gereja di Meda. (Foto: Erie Prasetyo/Okezone)
JAKARTA - Telah terjadi percobaan bom bunuh diri di Gereja Santo Yosef di Jalan Dokter Mansur, Medan, Sumatera Utara pagi ini, Minggu (28/8/2016).

Ratusan jamaat panik saat percobaan bom bunuh diri dilakukan. Menurut seorang jamaat gereja, Hendri Tarigan, para jamaat sempat curiga dengan gerak-gerik pelaku bernama Ivan Armadi Hasugihan Pastor Albret S.Pandingan.

Anggota Komisi III DPR RI, Masinton Pasaribu menganggap pelaku melakukan aksi teror terbuka. Pasalnya, selain membawa bahan peledak, dia juga membawa kapak untuk melukai Pastor Albret.

"Model aslinya teror secara terbuka begini. Bawa bom, bawa senjata tajam juga. Kalau bomnya enggak meledak dia pakai senjata tajam," kata Masinton saat dihubungi, di Jakarta.

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) itu masih menunggu keterangan dari kepolisian soal peristiwa ini. Setelahnya baru bisa diketahui apakah aksi ini bagian dari kelompok teroris atau hanya orang perorang.

"Sedang ditangani polisi, kita tuggu aja. Nanti supaya kita tidak mendahului hasil penyelidikan polisi. Kita enggak mau berspekulasi," tegas Masinton.

Berdasarkan identitas di Kartu Tanda Penduduk (KTP) pelaku yang ditemukan di lokasi ledakan, diketahui Ivan lahir di Medan pada 22 Oktober 1998 dan berdomisili di Jalan Setia Budi Gang Sehati Nomor 26.

Informasi yang dihimpun, sekira pukul 08.50 WIB, Ivan membawa ransel masuk ke Gereja Katholik Santo Yosep saat Pastor Albret S Pandingan sedang berkotbah.

Kemudian ranselnya mengeluarkan ledakan yang tidak terlalu besar, karena tidak semua bomnya meledak. Ivan lalu melepaskan ranselnya dan mengejar pastor dengan pisau terhunus, sempat melukai pastor. Namun jamaat gereja segera menangkap pelaku.



(qlh/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini