7 Juta Warga Jabar Disebut Tak Pancasilais, Kang Dedi: Saya Ragu

Redaksi Redaksi
7 Juta Warga Jabar Disebut Tak Pancasilais, Kang Dedi: Saya Ragu
doc. okezone

PURWAKARTA - Kang Dedi Mulyadi mengernyitkan dahi. Ketua DPD Partai Golkar Jabar itu dibuat heran dengan data dari salah satu lembaga survei yang menyatakan tujuh juta warga Jabar menolak Pancasila sebagai dasar negara.

"Saya meragukan keabsahan‎ data tersebut. Saya meyakini jika warga Jabar itu mayoritas adalah pendukung Pancasila," ujar Dedi saat berbincang dengan wartawan di kantornya, kemarin.‎

Dedi mengklaim tahu persis soal kondisi sebagian besar‎ warga Jabar. Apalagi, selama ini ia kerap berkeliling ke berbagai daerah. 

Menurutnya, warga Jabar itu ramah, toleran, bahkan sering mengalah di kampungnya sendiri.‎ Itu, kata dia, merupakan salah satu ciri jika masyarakat Jabar itu Pancasilais.

‎"Saya katakan, warga Jabar itu sangat toleran dan Pancasilais. Yang intoleran itu bukan orang Jawa barat, kalau silent mayority iya. Jadi ciri orang Jawa Barat mah banyak diam dengan keramahannya," jelas dia.

Makanya, Kang Dedi tidak sepakat kalau ada lembaga survei yang menyebutkan, tujuh juta jiwa atau 7,4 persen warga Jabar menolak Pancasila. Menurutnya, itu hasil surveinya merujuk pada random apa.

"Karakteristik warga Jabar itu sangat kekeluargaan. Sifat gotong royong, tolong menolongnya tinggi dan sangat baik terhadap sesama.‎ Kalau benar ada warga Jabar anti Pancasila, sebutkan di mana dan siapa saja?," ujarnya.

Dedi beranggapan, pernyataan tersebut sangat menyinggung dan upaya mendeskreditkan warga Jawa Barat. Pihaknya mengira, pernyataan ini malah cenderung membangun stigma negatif untuk warga yang mayoritas masyarakat Sunda ini.‎

(ris/okezone)


Tag:
tak

Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini