PT. AWE Minerba Bantah Tudingan Penambangan Ilegal, Klaim Bantu Warga Domo Atasi Erosi Sungai

Redaksi Redaksi
PT. AWE Minerba Bantah Tudingan Penambangan Ilegal, Klaim Bantu Warga Domo Atasi Erosi Sungai
Doni/RE

KAMPAR KIRI, riaueditor.com - PT Alas Watu Emas (AWE) Minerba membantah tudingan melakukan aktivitas tambang galian C ilegal di Desa Domo, Kampar, Riau. Perwakilan perusahaan menyatakan bahwa mereka hadir di lokasi atas undangan masyarakat adat Domo untuk membangun Bronjong guna melindungi kampung lama dari erosi tebing Sungai Subayang.

Mardison Datuk Dubalang Tagan Domo menjelaskan bahwa kampung lama Domo terancam erosi tebing Sungai Subayang, sehingga masyarakat adat Domo meminta bantuan PT AWE Minerba untuk membangun Bronjong.

"Beberapa rumah penduduk dan sarana ibadah seperti Masjid Aljannah terancam, makanya kami meminta bantuan PT AWE," ujarnya.

PT AWE Minerba dan masyarakat adat Domo telah membuat kesepakatan bahwa perusahaan penambang batuan tersebut akan membangun Bronjong dengan biaya sekitar Rp450 juta, dan sebagai gantinya masyarakat adat Domo akan memberikan hasil batuan berupa kerikil dan sirtu di wilayah mereka. Namun, hasil batuan yang diberikan hanya sekitar Rp150 juta, sehingga masih ada kekurangan biaya sekitar Rp300 juta.

"Semoga publik memahami situasi kami dan mendukung upaya kami untuk melindungi kampung lama dari erosi Sungai Subayang," harap Datuk Dubalang Tagan Domo.

PT AWE Minerba juga telah mengganti jembatan dengan besi plat yang lebih tebal untuk dapat layak dilalui, dan meminta kontribusi dari pengusaha perkebunan sawit yang melewati jalan tersebut.

Menurut data yang kami miliki, PT. AWE Minerba merupakan perusahaan pertambangan galian Kerikil/Sirtu yang beroperasi sejak awal tahun 2024 lalu di Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau dan mengantongi izin seluas 15,36 hektar.(Dp)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini