Dua Perambah TNTN Diamankan

Redaksi Redaksi
Dua Perambah TNTN Diamankan
Pengungkapan penangkapan dua perambah kawasan konservasi TNTN.(Foto: Ist)

PEKANBARU - Dua pelaku perambah kawasan hutan konservasi Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) berhasil diamankan. Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Ditjen KSDAE)., Sabtu (17/6/2023).

Dalam penangkapan tersebut, berhasil diamankan dua pelaku, masing-masing TM (40) dan R (30). Bersama keduanya turut diamankan kedua barang bukti satu alat berat dan satu unit sepeda motor.

Dirjen Gakkum Kementerian LHK RI, Rasio Ridho Sani didampingi Subhan, Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera membenarkan, penangkapan kedua pria ini beserta barang bukti setelah tertangkap tangan melakukan perambahan hutan di Kawasan Hutan Konservasi TNTN.

Lokasi persisnya, kedua pelaku diamankan saat berada di KM 86 Resort Lancang Kuning, Taman Nasional Tesso Nillo, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

"Kedua pelaku saat ini ditahan di tahanan Polda Riau setelah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka untuk pemeriksaan lebih lanjut," sebut Ridho.

Sustyo Iriyono, Direktur Pencegahan dan Pengamanan LHK menyampaikan, pihaknya mengapresiasi penangkapan terhadap pelaku perambahan hutan di kawasan TNTN ini. Pihaknya tetap berkomitmen untuk menindak para pelaku dan aktor lainnya dalam permasalahan perambahan di kawasan TNTN.

Keduanya tertangkap tangan setelah tim LHK (Dit PPLHK) Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera, Balai TNTN, dan Balai Besar KSDA melakukan operasi di KM 86 Resort Lancang Kuning, Taman Nasional Tesso Nillo, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Saat tiba di lokasi, pelaku pertama diamankan adalah TM bersama satu unit sepeda motor. Selanjutnya diamankan lagi R yang sedang mengoperasikan alat berat.

"Kami mendapat tantangan yang cukup besar dalam menangani pelaku perambahan di Kawasan TN Tesso Nilo. Kami butuh dukungan dan sinergitas semua pihak dalam menjaga dan mempertahankan keberadaan kawasan TN Tesso Nilo," kata Sustyo.

Sustyo menjelaskan, dukungan semua pihak ini bertujuan melindungi habitat dari satwa liar gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) dan harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) di kawasan TNTN.(mr)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini