Terkait Pemadaman Listrik, PT RPE Harus Buat Pernyataan Maaf di Media

Redaksi Redaksi
Terkait Pemadaman Listrik, PT RPE Harus Buat Pernyataan Maaf di Media
Ketua DPRD Pelalawan Nasarudin SH,MH
PKL.KERINCI, riaueditor.com - Terkait pemadaman listrik yang sudah berlangsung hampir lebih sepekan di Kota Pangkalan Kerinci akibat adanya gangguan boiler atau turbin PT Riau Pulp Energy (RPE) milik PT RAPP sebagai penyuplai arus kepada pihak PLN dan BUMD, Ketua DPRD Pelalawan Nasarudin SH,MH angkat bicara.

Dikatakan Nasarudin, pihak RPE sebagai penyuplai arus PLN dan BUMD terkhusus listrik yang berada di Kota Pangkalan Kerinci untuk segera membuat pernyataan minta maaf kepada masyarakat Pangkalan Kerinci atas kerusakan turbin.

"Selain RPE menyampaikan maaf kepada PLN dan BUMD untuk disampaikan kepada masyarakat, RPE juga harus menyampaikan maaf kepada media massa baik cetak maupun elektronik atas kerusakan turbin Hingga menyebabkan pemadaman total di Kota Pangkalan Kerinci," ujarnya.

Selanjutnya, Nasarudin menyebutkan agar pihak RPE agar mempunyai batas waktu dalam memperbaiki gangguan boiler atau turbin.

"RPE harus bisa menyampaikan batas waktu perbaikan sehingga ada kepastian bagi masyarakat. Jadwal pemadaman lampu juga harus diumumkan. Disini melalui RPE menyampaikan kepada PLN atau BUMD untuk diumumkan kepada masyarakat sehingga masyarakat tahu jadwal-jadwal pemadaman lampu," katanya.

Lebih keras, Ketua DPRD Pelalawan meminta pihak RPE agar terbuka soal suplay listrik ke PLN dan BUMD. "Kita minta RPE terbuka saja masih sanggup atau tidak menyuplai arus listrik ke PLN atau BUMD. Kalau tak sanggup sampaikan. Pelayanan dalam menyuplai harus dijaga dengan baik. PLN dan BUMD juga beli arus ke RPE bukan gratis. Jadi terbuka saja," tukasnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini