Tanggulangi Kecelakaan Laut, Polres Meranti Siagakan Polair

Redaksi Redaksi
Tanggulangi Kecelakaan Laut, Polres Meranti Siagakan Polair
azw
Pj Bupati bersama Kapolres Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyat SH Msi
SELATPANJANG, riaueditor.com - Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH Msi mengatakan untuk menanggulangi kecelakaan lalu lintas laut akibat kabut asap Polres Kepulauan Meranti mensiagakan satua polair. Sedikitnya dua personil bersiaga di setiap pos sandar.

" Nakhoda kapal ikan dan nahkoda kapal cepat sebaiknya berhati-hati dengan kondisi kabut asap dan gelombang yang tinggi. Saat ini kondisi perairan waktu pagi sangat gelap akibat kabut asap tebal, dan jarak pandang terbatas. Untuk itu dua personil di pos sandar bandul, Tanjung Kongkong, Tanjung Samak, dan Selatpanjang sudah siap jika sewaktu-waktu ada kecelakaan laut ," kata Pandra.

Menurut Pandra, kondisi perairan Kepulauan Meranti selain angin kencang disertai gelombang tinggi juga tertutup kabut asap tebal, sehingga jarak pandang hanya berjarak 100 meter. Sementara untuk itu para nelayan dan nahkoda kapal cepat perlu lebih waspada dan selalu siaga.

" Angin kencang dan gelombang pasang serta kabut asap tebal dapat berdampak buruk bagi kapal nelayan yang melakukan aktivitas penangkapan ikan," jelasnya.

Pandra menyarankan kepada nelayan dan nahkoda kapal cepat yang memaksa untuk melaut agar terlebih dahulu berkoordinasi dengan pihaknya maupun pihak terkait lainnya. Hal itu dilakukan demi keselamatan pada saat melakukan aktivitas di perairan.

" Koordinasi perlu dilakukan untuk mempermudah pengawasan. Antisipasi hal-hal yang tidak di inginkan," sebut Pandra.

Ditambahkan Pandra, ketinggian gelombang di perairan laut Kepulauan Meranti saat ini mencapai lebih satu meter dan hal itu dapat membahayakan keselamatan karena kapal nelayan di daerah itu pada umumnya berkapasitas kecil. Demi keselamatan dan keamanan sebaiknya nakhoda agar mengikuti petunjuk dan imbauan pihak berwenang terkait.

" Saat ini ketinggian ombak mencapai 1,25 meter dan kecepatan angin bisa mencapai 12 knot," bebernya.

Dalam patroli perairan ini, Polres Kepulauan Meranti melibatkan seluruh jajaran Polair yang berada di masing-masing pos jaga yang ada di berbagai wilayah perairan . " Dalam patroli pengamanan perairan tersebut diakuinya juga turut melibatkan perangkat pemerintah di masing-masing daerah termasuk juga Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut dan KSOP Selatpanjang," tuturnya.

Pandra juga mengimbau agar para pelaku usaha jasa transportasi laut untuk senantiasa mengutamakan keselamatan penumpang dengan melengkapi segala fasilitas, mulai dari pelampung dan rambu-rambu darurat.

" Perusahaan-perusahaan ini juga kami mintai untuk melengkapi administrasinya di pihak petugas Administrator Pelabuhan (Adpel)," ungkapnya.(azw)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini