Pj Bupati Ajak Warga Bengkalis Terus Tumbuh Kembangkan Budaya Gotong Royong

Redaksi Redaksi
Pj Bupati Ajak Warga Bengkalis Terus Tumbuh Kembangkan Budaya Gotong Royong
bsm
Pj Bupati H Ahmad Syah, beserta anggota Forkopima Bengkalis memukul kentungan bambu ketika pencanangan BBGRM di Desa Perapat Tunggal, Rabu (2/9).
BENGKALIS, riaueditor.com - Penjabat Bupati Bengkalis, H Ahmad Syah Harrofie mengajak seluruh warganya dan pemangku kepentingan di Kabupaten Bengkalis untuk terus menumbuh kembangkan dan melestarikan budaya gotong royong.

Apalagi saat ini pengaruh globalisasi terus menggerus atau mengikis budaya yang merupakan sebuah tradisi dan kearifan lokal yang tidak dimiliki negara lain tersebut. Terus melunturkan dan menjauhkannya dari kehidupan masyarakat serta menggantikannya dengan sikap individualisme.

" Budaya gotong-royong merupakan sebuah kekuatan sosial yang dapat menyelesaikan segala persoalan yang ada di tengah masyarakat. Karena itu, seluruh lapisan masyarakat, khususnya ketua RT, ketua RW dan Kepala Desa/Lurah sebagai garda terdepan dan motor penggerak kegiatan sosial kemasyarakatan agar lebih aktif dan pro aktif  menggairahkan kembali semangat gotong royong ini," ajak Ahmad Syah.

Pesan sekaligus perintah itu disampaikan Ahmad Syah ketika pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke 12 tingkat Kabupaten Bengkalis.

Pencanangan kegiatan BBGRM yang juga dihadiri Ketua DPRD H Heru Wahyudi, Ketua Pengadilan Negeri Bengkalis Rustiyono, Pjs Kasdim 0303/Bengkalis Mayor Irwan, dan Wakil Ketua Pengadilan Agama Bengkalis Zainal Arifin pusatkan di Desa Perapat Tunggal, Kecamatan Bengkalis, Rabu (2/9).

Pencanangan kegiatan yang disatu padukan dengan Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 43 serta Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kabupaten Bengkalis Tahun 2015 itu ditandai dengan pemukulan kentongan bambu oleh Ahmad Syah, Heru Wahyudi, Rustiyono, Mayor Irwan, Zainal Arifin, Sekretaris Daerah H Burhanuddin, Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Hukum dan Politik HJ Umi Kalsum, Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Heri Indra Purta, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa H Ismail, Camat Bengkalis Djamaluddin dan beberapa tamu undangan lainnya.

Menurut Ahmad Syah, pentingnya budaya gotong royong ini dilestarikan dan digairahkan kembali, karena di dalamnya banyak nilai-nilai yang dapat d memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

" Seperti menumbuh kembangkan rasa kesetiakawanan sosial dan solidaritas masyarakat, sehingga mampu meminimalisir permasalahan yang kerap terjadi di tengah masyarakat. Selain ini melalui semangat  gotong royong yang membudaya di tengah masyarakat, stabilitas dan kondusifitas akan mudah tercipta yang pada gilirannya akan meningkatkan semangat kebersamaan melaksanakan pembangunan," jelas Ahmad Syah.

Karena banyak manfaat yang dapat diambil dari budaya gotong royong ini, kepada masyarakat tidak terkecuai generasi muda di daerah ini, Ahmad Syah berpesan agar jangan pernah melupakan semangat dan budaya gotong-royong yang telah diwariskan para leluhur ini.

" Sebab itu, seluruh lapisan masyarakat di daerah ini tidak boleh menganggap kegiatan BBGRM ini sekedar acara seremonial. Tetapi harus dapat dimaknai dan dipetik nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Seperti betapa besar dan pentingnya semangat kebersamaan, kekompakan, serta  persatuan dan kesatuan diantara seluruh lapisan masyarakat dalam mengatasi berbagai persoalan yang ada," ungkapnya. (bsm)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini