Pemkab Rohul Tetapkan Nama Alm "Yusrisam" Nama Lokasi Penangkaran Kupu-kupu

Redaksi Redaksi
Pemkab Rohul Tetapkan Nama Alm
Alm Yusrisam saat menerima Penghargaan Kalpataru dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.
PS.PANGARAIAN, riaueditor.com - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menetapkan nama almarhum Yusrisam, pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Rohul sebagai nama lokasi penangkaran kupu-kupu terbesar di Sumatera, yang ada di objek wisata Hapanasan, Desa Sialang Jaya, Kecamatan Rambah. Yusrisam peraih penghargaan Kalpataru dari Presiden RI pada hari lingkungan Hidup se-dunia 5 Juni 2015 lalu.

Hal ini disampaikan Bupati Rohul Drs H Achmad MSi, di hadapan ratusan pegawai, Rabu (5/8), saat memimpin apel pagi gabungan, di halaman kantor Bupati Rohul.

"Sosok Yusrisam, meninggal bukan di kasur, bukan dekat keluarganya, namun meninggal dunia saat bekerja. Bahkan, dari fakta dirinya meninggal usai membaca Alquran, karena dirinya orang yang menjalankan ibadah dengan baik," kata Bupati Achmad.

"Dia sudah membuat karya besar dimana ada sekitar 300 spesies kupu-kupu yang ditangkar di tempat penangkaran bahkan bekerja tanpa pamrih, dan sosok yang cinta pekerjaan," tambahnya.

Yusrisyam ditemukan meninggal dunia oleh rekan sekerjanya saat hari raya Idul Fitri kedua, Sabtu 18 Juli 2015 siang di tempat kerjanya penangkaran kupu-kupu Hapanasan. Pria ini meninggal dunia di usia 43 tahun, dan saat ditemukan di sisinya tergeletak Alquran. Diperkirakan sebelum meninggal almarhum terlebih dahulu sempat membaca ayat suci Alquran.

"Nama itu, sebagai bentuk penghargaan Pemkab Rohul terhadap sosok Almarhum. Dari kejadian itu, mari kita ambil hikmah, dimana bila seorang cinta terhadap Allah bahkan kerap membaca Alquran, saat akan meninggal dunia juga sempat membaca Alquran. Itu fakta, saat jenazah Yusrisam ditemukan. Dia meninggal dunia, bersama rama-rama (kupu-kupu), yang sudah ditangkarkannya selama ini.

"Hanya satu pesan dan cita-cita beliau, untuk bisa melestarikan keunikan dunia, rama-rama atau kupu-kupu ditempat penangkaran yang sudah dirintis dan dibangunnya. Kini nama itu, menjadi penangkaran kupu kupu Yusrisam," sebut Bupati Achmad.

Dengan ditetapkan nama tokoh yang pernah menerima penghargaan Kalpataru tersebut sebagai nama Museum kupu-kupu terbesar di Sumatera, itu sebagai bentuk penghargaan pemerintah kabupaten Rohul atas jasa almarhum dalam melestarikan lingkugan, khususnya menjaga species kupu-kupu di Negeri Seribu Suluk.(Adv/Humas)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini