PT Indo Sawit Ngotot Tidak Beli TBS Dari 3 Desa di Ukui

Redaksi Redaksi
PT Indo Sawit Ngotot Tidak Beli TBS Dari 3 Desa di Ukui
JUL/riaueditor.com
PELALAWAN, riaueditor.com- Sejak bulan Maret lalu PT Inti Indo Sawit (IIS) menolak membeli Tandan Buah Segar (TBS) dari tiga desa di Kecamatan Ukui. Hal ini terungkap pada rapat dengar pendapat antara Komisi B DPRD Pelalawan dan manajemen PT Indo Sawit, Rabu (2/4/14).

Manajemen PT IIS yang dihadiri tiga orang petinggi perusahaan tersebut, antara lain, Zulbahri, Ahmad Taufik dan Khaiyar Ilham menyatakan penolakan membeli TBS dari 3 desa tersebut.

Dikatakan Zulbahri, secara tegas pimpinan hearing Sunardi dan Herman Maskar dari Komisi B menyebutkan, jika PT IIS menampung TBS warga sekitar TNTN perusahaan akan menerima sanksi internasional.

Penolakan pembelian TBS ini  berawal dari rekomendasi pihak WWF kepada RSPO dimana rekomendasi itu mengatakan PT IIS membeli TBS dari kawasan hutan dari TNTN.

"Ini rekom, dari wwf yang menyebutkan, anak perusahaan Asian Agri yakni PT Inti Indo sawit mengambilkan buah sawit dari TNTN," ujarnya.

"Ini jadi buah simalakama bagi perusahaan. Jika  diterima TBS, perusahaan kami dapat sanksi hukum. Sebaliknya, jika tak diterima bakal berhadapan dengan masyarakat," bebernya.(JUL)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini