Intip Kayu, RAPP Pastikan Kembali ke Pulau Padang

Redaksi Redaksi
Intip Kayu, RAPP Pastikan Kembali ke Pulau Padang
Bambang Aswandi/Serikat Tani Riau dari Pulau Padang.
Dalam sehari Eksavator PT RAPP ratakan ratusan hektar hutan alam di Pulau Padang.

PEKANBARU, riaueditor.com – Ratusan warga dari enam desa di kecamatan Merbau, Pulau Padang kabupaten Kepulauan Meranti Senin 14 Oktober lalu kembali menghadang masuknya alat berat Eksavator PT RAPP yang haus akan kekayaan hutan alam di Pulau Padang dengan iming-iming tenaga kerja dan pembangunan jalan desa.

Rencananya, berbekal surat sakti dari kementerian kehutanan PT RAPP akan melenyapkan hutan alam Pulau Padang dengan mengerahkan ratusan unit alat berat, namun ratusan warga enam desa dari Kecamatan Merbau langsung menghadang dan menyandra alat berat itu.

Warga beralasan melakukan penyandraan alat berat PT RAPP itu bertujuan untuk menyelamatkan hutan di daerahnya agar tidak dilenyapkan dan dihancurkan oleh PT RAPP sebagaimana yang terjadi di belahan bumi Riau lainnya.

Upaya ratusan warga kecamatan Merbau itu dipastikan kandas dengan mudahnya. Sebab perusahaan milik Sukamto Tanoto konglomerat terkaya di Indonesia itu tidak akan tinggal diam.

Buktinya baru-baru ini perusahaan itu kembali mengangkut puluhan wartawan Meranti untuk meliput realisasikan MoU pembangunan jalan sepanjang 12 kilo meter yang menghubungkan antara Dusun Tanjung Padang ke Desa Putri Puyu.

“Konstruksi jalan yang akan dibangun berupa base. Sedangkan total alokasi anggaran  pembangunan jalan tersebut diperkirakan lebih dari Rp17 miliar rupiah.  RAPP tetap berkomitmen untuk terus membangun sinergi yang positif dengan Pemkab dan Masyarakat Meranti kedepannya,” beber Marzum Estate Manager PT RAPP di Pulau Padang pada wartawan.

Marzum mengatakan pembangunan jalan sebagai urat nadi transportasi masyarakat ini nantinya akan melewati dua desa, Desa Putri Puyu dan DesaTanjung Padang, dan 6 Dusun, Sei Hiu, Sukajadi, Sungai Mata, Dakal, Tanjung Padang dan Sungai Labu.

“Saat ini kita sudah pada tahap penimbunan dan pengerasan jalan yang telah dilapisi dengan Geotex (sejeniskarpet, red) dengan lebar badan jalan 5 meter dan ketebalan 40 sentimeter. Proyek tersebut direncanakanakan rampung seluruhnya pada tahun 2014 mendatang,” jelas Marzum.

Salah seorang warga Dusun Sei Hiu, Auzar kepada wartawan mengaku sangat terbantu dengan adanya pembangunan jalan di desanya.

“Kita berterima kasih kepada RAPP atas dibangunnya jalan poros ini, masyarakat akan sangat terbantu, dan dapat kita berharap segera selesai sehingga bisa dimanfaatkan secara maksimal,” kata Auzar.

Kepala Bappeda Kabupaten Kepulauan Meranti, Aza Fachroni menyambut positif komitmen RAPP untuk segera merealisasikan MoU pembangunan jalan sepanjang 12 kilometer yang menghubungkan antara Dusun Tanjung Padang ke Desa Putri Puyu itu.(har)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini