Inovasi Baru, Pemkab Inhil dan BPPT Bentuk Desa Peduli Gambut Sejahtera

Redaksi Redaksi
Inovasi Baru, Pemkab Inhil dan BPPT Bentuk Desa Peduli Gambut Sejahtera
humas inhil
Pemkab Inhil dan BPPT Bentuk Desa Peduli Gambut Sejahtera.

INHIL, riaueditor.com - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bersama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) membentuk Desa Peduli Gambut Sejahtera sebagai pengembangan inovasi baru dalam mensejahterakan para petani di Inhil, yakni memanfaatkan pupuk hayati berupa Bio Peat yang dikenal mampu menyuburkan lahan gambut.

"Pembentukan Desa Peduli Gambut Sejahtera dilakukan sebagai langkah awal pemerintah daerah untuk mensejahterakan petani yang ada di Desa," kata Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan, Drs Sar’i saat menghadiri rapat pembentukan, Sabtu (11/02/17) malam.

Sar’i mengatakan, Pemkab sangat mengapresiasi solusi yang ditawarkan BPPT selaku penyedia teknologi. Ditambah lagi bahwa program ini sejalan dengan program DMIJ yang tengah berjalan.

     

"Dengan dibentuknya Desa Peduli Gambut ini, Pemkab Inhil menyambut baik karena program ini sejalan dengan Program DMIJ yang saat ini sudah berjalan. Ke depan, tentunya kita berharap agar mampu bersinergi dan meningkatkan kontribusi untuk mensejahterakan petani yang ada di Desa," ujarnya.

Bio Peat yang merupakan pupuk hayati telah teruji kemampuannya dalam meningkatkan pH atau kadar asam tanah gambut. Kadar pH pada lahan gambut sangat dibutuhkan oleh tanaman-tanaman pangan. Jika pH pada lahan gambut dapat meningkat, secara otomatis produktivitas tanaman juga akan meningkat.

     

Disamping itu, Edi Wahjono selaku Direktur Bioteknologi Pusat Industri BPPT mengatakan, sejak tahun 2011 pihaknya telah bekerjasama dengan PT Riau Sakti United Plantantion (PT. RSUP) dalam melakukan riset pemanfaatan limbah nenas dari PT RSUP yang mampu menghasilkan pupuk hayati atau Bio Peat. Saat ini telah pula dilakukan percobaan dengan skala terbatas milik PT. RSUP.

     

Melihat hasil demikian, kata Edi, pihak BPPT dan PT. RSUP berkeinginan untuk mengembangkan teknologi ini pada masyarakat Kabupaten Inhil karena dinilai mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. 

     

"Dalam rangka pengembangan teknologi ini, kita akan lakukan MoU dengan melibatkan enam pihak diantaranya Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Inhil, Badan Restorasi gambut, Universitas Riau, BPPT dan PT RSUP sebagai Mitra Industri," ujarnya.(pra)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini