ISPU Pelalawan Kategori Sedang, Hotspot 6 Titik, Asap Kiriman dari Jambi dan Siak

Redaksi Redaksi
ISPU Pelalawan Kategori Sedang, Hotspot 6 Titik, Asap Kiriman dari Jambi dan Siak
Kepala BLH Kabupaten Pelalawan Samsul Anwar SH,MH
PELALAWAN, riaueditor.com - Jika sebelum lebaran Indeks Standart Pencemaran Udara (ISPU) Kabupaten Pelalawan berada di PM.10 dibawah 200 dalam kategori tidak sehat, namun kini ISPU kategori sedang. Hal ini dikarenakan karhutla di sejumlah titik di Kabupaten Pelalawan sudah mulai padam. Kabut asap tipis juga berasal dari Provinsi Jambi dan Kabupaten tetangga Siak akibat arah angin dari tenggara menuju Barat Daya.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Pelalawan Samsul Anwar SH,MH kepada riaueditor di ruang kerjanya, Selasa (22/7/2015) menyebutkan bahwa sepekan terakhir sejumlah titik api di beberapa Kecamatan sudah mulai padam. Saat ini titik api nihil sedangkan hotspot atau titik panas ada 6 titik yakni di Segati 3 titik, Kerumutan 1 titik, Ukui 1 titik, Bandar Seikijang 1 titik. "Asap kiriman berasal dari Jambi dan Kabupaten Siak," ungkapnya.

Dilanjutkan Samsul, rawannya terjadi kebakaran lahan dan hutan di Kabupaten Pelalawan mengakibatkan suhu udara panas hingga 35 derajat celcius. Musim kemarau ditambah angin yang tak menentu mengakibatkan rawan karhutla.

"Hembusan angin tergolong tidak kencang karena masih 15 knot atau berkisar 5 KM saja dengan kelembaban maksimal diatas 90 persen kategori Kering. Musim kemarau diperkirakan akan berlangsung hingga bulan September mendatang," ucapnya.

Ditambahkan Samsul, dirinya berharap kepada masyarakat untuk senantiasa menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah, karena memang udara di Pelalawan kategori tidak sehat. "Paling tidak untuk mencegah penderita infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA," tutupnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini