GMPKS: Karhutla Rata-rata Terjadi di Konsesi Perusahaan

Redaksi Redaksi
GMPKS: Karhutla Rata-rata Terjadi di Konsesi Perusahaan
adi/riaueditor.com
GMPKS: Karhutla Rata-rata Terjadi di Konsesi Perusahaan.
SIAK, riaueditor.com - Gerakan Mahasiswa Peduli Kabupaten Siak Menuntut (GMPKS) mencatat, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Kabupaten Siak, rata-rata berada di atas lahan milik perusahaan dan korporasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Lapangan GMPKS, Marzuki, saat menyampaikan aksi demonya di kantor Bupati Siak, Kamis (29/10). Data dua bulan terakhir yang di kumpulkan oleh GMPKS, pada tanggal 1 hingga 27 September 2015, terdapat 27 titik api. Tiga titik berada di lahan perkebunan kelapa sawit yang merupakan lahan gambut, 24 titik di lahan Hutan Tanaman Industri (HTI) di mana 22 titik di antaranya juga berada di lahan gambut.

Sementara itu, pada tanggal 1 hingga 27 Oktober Kabupaten Siak terdapat 21 titik api. Semua hutan dan lahan yang terbakar di Kabupaten Siak sebagian besar adalah milik perusahaan dan korporasi. Data ini langsung diambil dari Satelit Terraqua.

"Artinya tidak dipungkiri bahwa Kabupaten Siak juga penyuplai bencana asap yang kita rasakan saat ini. Untuk itu, kami minta kepada DPRD Kabupaten Siak melakukan upaya mengatasi dan mengawasi pengegakan hukum terhadap oknum pembakaran hutan dan lahan yang menyebabkan bencana kabut asap," kata Marzuki.

Di tahun 2015 ini merupakan kabut asap yang terparah dan terpanjang sepanjang 18 tahun terjadinya kabut asap di Riau, khususnya Kabupaten Siak. Ini menimbulkan efek bagi masyarakat Siak, baik kesehatan, pendidikan begitu juga para petani penyedia pangan.

Masalah bencana kabut asap ini tidak terlepas dari kesengajaan melakukan pembakaran lahan oleh orang-orang atau kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab. "Oleh sebab itu, harus ada penanganan yang tegas dari pemerintah dan aparat hukum di negeri ini," ungkap Marzuki.(adi)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini