2.279 Hotspot Terpantau di Sumatera, Kualitas Udara Pekanbaru Malam Ini Tidak Sehat

Redaksi Redaksi
2.279 Hotspot Terpantau di Sumatera, Kualitas Udara Pekanbaru Malam Ini Tidak Sehat
Satu hotspot terpantau di Riau pukul 16.00 WIB sore tadi.(Foto: BMKG)

PEKANBARU - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Riau mencatat 2.279 hotspot (titik panas) di Sumatera, Ahad (11/10/2026). Di wilayah Riau, update pukul 16.00 WIB, hanya terpantau satu titik panas.

Dari Stasiun Meteorologi (stamet) Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Provinsi Sumatera Selatan masih menjadi wilayah dengan hotspot terbanyak, yakniv1.720 titik, menyusul Bangka Belitung 258 titik. Selanjutnya Lampung 140, Bengkulu 8, Sumatera Utara 3 dan Kepulauan Riau 1 titik panas.

Forecaster BMKG Riau, Deby C melaporkan, untuk jarak pandang (visibility) di Pekanbaru 3 kilometer, Rengat (Inhu) 1,8 kilometer, Pelalawan 3 kilometer dan Tambang (Kampar) 2 kilometer.

Di Pekanbaru, konsentrasi Particulat Matter (PM 2,5) sejak pukul 08.00 berada di level tidak sehat. Pukul 21.00 terpantau di titik tertinggi di angka 126,3 Ųg/m³.

Pemprov Riau sendiri menyatakan wilayahnya nihil titik api. Kabut asap yang terjadi merupakan kiriman dari wilayah selatan Sumatera yang saat ini masih terjadi karhutla.

BMKG menyebutkan, angin masih dominan bertiup dari tenggara-barat ke utara-timur laut, hingga masih berpotensi membawa partikel asap ke Riau.

Hari sebelumnya, hujan yang mengguyur sebagian besar wilayah Riau cukup berperan meredakan kabut asap, khususnya yang menyelimuti Pekanbaru.

Pemko Pekanbaru melalui Dinas Pendidikan sore tadi telah mengeluarkan edaran pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sekolah secara terbatas. Kebijakan ini setelah mengamati kondisi udara yang membaik.

Sebelumnya, Disdik Pekanbaru mengeluarkan edaran pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), Selasa dan Rabu. PJJ kemudian diperpanjang hingga Sabtu karena kondisi udara yang tak kunjung membaik.

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini