Negara-Negara dengan Waktu Berpuasa Terpanjang dan Terpendek

Redaksi Redaksi
Negara-Negara dengan Waktu Berpuasa Terpanjang dan Terpendek
Buka Puasa (Foto: The National)
Buka Puasa

PERBEDAAN waktu membuat Muslim di seluruh dunia menjalani ibadah puasa dalam jangka waktu berbeda-beda. Ada yang singkat, tetapi ada juga yang lebih lama berpuasa dibandingkan saudaranya di belahan dunia yang lain.

Muslim di Indonesia biasanya berpuasa selama 13 jam dari imsak hingga berbuka. Durasi yang sama juga dialami oleh Muslim di negara-negara yang berada di sekitar ekuator atau garis khatulistiwa, seperti Singapura dan Malaysia.

Melansir dari Aljazeera, Minggu (13/5/2018) waktu puasa paling panjang ada di negara-negara Skandinavia atau belahan utara benua Eropa. Sebab, bulan suci Ramadan yang jatuh pada musim panas berdampak pada lebih panjangnya waktu matahari menyinari bumi di belahan dunia tersebut.

Waktu berpuasa di negara-negara belahan bumi utara biasanya lebih cepat satu jam setiap tahunnya. Pada 2016, waktu puasa di Finlandia dan Norwegia bisa mencapai 22 jam. Setahun kemudian, durasi berpuasa berkurang menjadi 21 jam. Untuk 2018, diperkirakan waktu berpuasa berkisar antara 21-20 jam.

Swedia, Rusia, dan Denmark berada pada urutan berikutnya dari durasi puasa paling lama. Muslim di ketiga negara tersebut harus menahan lapar dan dahaga selama kurang lebih 18-19 jam pada 2018. Sementara itu, Muslim di sebagian besar negara-negara Eropa akan berpuasa selama 17-18 jam.

Jika ada negara dengan waktu puasa terpanjang, tentu ada yang durasi berpuasanya tersingkat. Muslim di bagian belahan bumi selatan, atau di bagian selatan dari garis ekuator, diprediksi hanya berpuasa selama 10-11 jam saja. Cile, Argentina, Australia, Afrika Selatan, dan Selandia Baru, masuk dalam negara-negara dengan waktu berpuasa tersingkat pada 2018.

(okezone.com)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini