Bahas Masalah Ummat, Ormas Islam di Pelalawan Bangun Komunikasi

Redaksi Redaksi
Bahas Masalah Ummat, Ormas Islam di Pelalawan Bangun Komunikasi
H Iswadi, LC Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pelalawan
PELALAWAN, riaueditor.com - Sebanyak 10 ormas Islam yang ada di Kabupaten Pelalawan baru-baru ini melakukan pertemuan di Kantor Kementerian Agama guna membangun komunikasi dalam menumbuhkan kesadaran kolektif terhadap kemaslahatan ummat.

Hal ini dibenarkan oleh H Iswadi, LC Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pelalawan kepada riaueditor, Rabu (11/11/2015). Menurutnya, 10 ormas Islam Pelalawan yang melakukan pertemuan yakni Dewan Masjid Indonesia (DMI), Majelis Dakwah Indonesia (MDI), Ikatan Masjid Indonesia (IKMI), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI), Ikatan Da`i Indonesia (IKADI), Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Front Pembela Islam (FPI), Nahdatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

"Pada pertemuan awal, 10 ormas Islam membicarakan masalaah ummat terkait moral remaja Pelalawan. Tentunya kita berbicara sesuai konsentrasi organisasi. Intinya bagaimana peran kita dalam mengantisipasi dan memberikan pembinaan kepada generasi muda agar tidak terbawa arus moral yang negatif," paparnya.

Dilanjutkan Iswadi, 10 ormas Islam pada akhir November mendatang akan kembali menggelar pertemuan untuk membahas isu yang terhangat. "Kemungkinan besar kita akan mengidentifikasi persoalan jelang Pilkada guna menciptakan suasana kondusif di tengah-tengah masyarakat," ungkapnya.

Dikatakan Iswadi, kedepannya mudah-mudahan pertemuan akan diinsentifkan dan terjadwal sehingga topik-topik yang dibahas juga sudah jelas dan ditentukan.

"Ormas Islam Pelalawan ingin berperan bersama masyarakat sesuai konsentrasi Organisasi masing-masing," ungkapnya. (zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini