Sudah Puluhan Kasus DBD di Pekanbaru, Masyarakat Diimbau Perhatikan Kebersihan Lingkungan

Redaksi Redaksi
Sudah Puluhan Kasus DBD di Pekanbaru, Masyarakat Diimbau Perhatikan Kebersihan Lingkungan
Ilustrasi.(Foto: Ist)

PEKANBARU - Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru imbau masyarakat untuk memperhatikan kebersihan lingkungan. Hal ini guna antisipasi sebaran wabah Demam Berdarah Dengue (DBD).

Kepala Diskes Kota Pekanbaru, dr. Zaini Rizaldy Saragih mengingatkan masyarakat tetap memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar. Masyarakat diminta memusnahkan sarang-sarang nyamuk untuk berkembang biak.

"Menguras tempat-tempat penampungan air, menutup rapat semua tempat penampungan air dan mengubur barang-barang bekas," kata Zaini, Kamis (9/3/2023).

Menurutnya, wabah DBD lebih dapat dicegah dengan menerapkan 3M Plus. Menguras dan membersihkan, menutup tempat air penampungan dan mengubur barang bekas atau barang berpotensi tempat berkembang biak nyamuk.

"Jadi tidak bisa masalah DBD ini hanya diserahkan kepada pemerintah. Tetapi harus melibatkan kepedulian dari masyarakat, bagaimana menjaga lingkungannya agar jangan sampai ada tempat perkembangbiakan nyamuk," terangnya.

Tercatat hingga pekan ke-9 tahun 2023, jumlah kasus DBD di Kota Pekanbaru sudah mencapai puluhan kasus. Zaini Rizaldy Saragih mengatakan, pihaknya mencatat ada 77 kasus DBD sampai saat ini. Untuk jumlah terbanyak berada di Kecamatan Marpoyan Damai dan Payung Sekaki.

"Terbanyak itu di Marpoyan Damai dan Payung Sekaki, masing-masing ada 13 kasus," jelasnya.

Zaini menyebut, jika dibandingkan antara tahun 2023 dengan 2022, tren kasus di tahun ini lebih rendah. Untuk rata-rata itu separuhnya atau 50 persen.

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini