Generasi Emas untuk Masa Depan, PSI Pekanbaru Minta Pemko Perhatikan Gizi Anak

Redaksi Redaksi
Generasi Emas untuk Masa Depan, PSI Pekanbaru Minta Pemko Perhatikan  Gizi Anak
Jessica Carolina.(Foto: Ist)

PEKANBARU - Berkaca dari temuan kasus anak kurang gizi di Kecamatan

Limapuluh beberapa waktu lalu, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) PSI meminta pemerintah melalui instansi terkait untuk menyikapi serius.

Persoalan kesehatan anak serta kebutuhan vitamin gizi dan nutrisinya adalah masalah penting yang harus mendapat perhatian ekstra.

"Ini yang sangat kita cemaskan, masih ada anak terpapar gizi buruk di Kota

Pekanbaru. Sangat disayangkan," ujar juru bicara PSI Pekanbaru, Jessica Carolina.

Jessica memaparkan, gizi buruk dan kasus stunting yang menjadi fenomena saat ini terjadi karena sang ibu tidak memiliki akses terhadap makanan sehat dan bergizi dan berprotein tinggi, sehingga anak kekurangan nutrisi.

Selain itu, rendahnya asupan vitamin dan mineral yang dikonsumsi ibu juga bisa ikut memengaruhi kondisi anak.

Atas hal itu, Jessica meminta unit kesehatan seperti Puskesmas untuk lebih fokus

mengatasi permasalahan kesehatan anak di Pekanbaru. Seperti kasus stunting (anak kerdil), sebut Jessica bukan masalah remeh yang bisa ditunda penyelesaiannya, namun harus dilakukan secepatnya.

"Ini masalah serius. Harapan besar kita semua, anak-anak sebagai generasi

penerus di masa mendatang harus cerdas, pintar untuk Indonesia maju. Semua berawal dari asupan sejak si anak dalam kandungan," ujar Jessica lagi.

Sebenarnya, sambung Jessica, tak hanya Puskesmas saja, namun orang tua juga

harus pro aktif memeriksakan kesehatan kandungan ke Puskesmas. Begitu pun

setelah anak lahir dan tumbuh berkembang, orang tua harus rutin melakukan

pemeriksaan kesehatan.

Yang paling penting adalah, bayi harus mendapatkan ASI yang merupakan asupan

eksklusif terbaik bagi bayi. Selain itu, perilaku hidup bersih dan sehat juga harus

diterapkan.

Jessica menyadari bahwa masih ada keluarga yang kurang mendapat edukasi terkait hal ini. Jessica sendiri sebenarnya cukup mengapresiasi program-program Pemko Pekanbaru di bidang kesehatan, di mana masyarakat tak mampu bisa mendapatkan fasilitas kesehatan secara gratis.

"Ayo masyarakat, mulai saat ini kita mulai membangun generasi cerdas, generasi emas untuk Indonesia yang maju di masa mendatang. Jika tidak sekarang, kapan lagi," tutur Jessica.

Seperti diketahui, pihak Polresta Pekanbaru melakukan kunjungan ke pemukiman padat penduduk di Jalan Tanjung Datuk Ujung, Kelurahan Tanjung Rhu, Kecamatan Lima Puluh pada pertengahan bulan lalu untuk menemui balita penderita stunting.

Kasus anak stunting di Kecamatan Limapuluh ini harusnya menjadi cambuk keras bagi Pemko Pekanbaru untuk lebih memaksimalkan upaya-upaya pengentasan kasus stunting di Kota Bertuah ini.(Andi)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini