Cara Pemerintah Kuatkan Komitmen untuk Eliminasi Tuberkulosis

Redaksi Redaksi
Cara Pemerintah Kuatkan Komitmen untuk Eliminasi Tuberkulosis
Ilustrasi Tuberkulosis atau TBC (Liputan6.com/Yoshiro)

Pelayanan Bermutu

Selain menguatkan komitmen, eliminasi TBC juga dapat dicapai dengan peningkatan akses layanan yang bermutu dan berpihak pada pasien, tambah Nadia.

Pelayanan bermutu tersebut mencakup:

- Penyediaan layanan yang bermutu dalam penatalaksanaan TBC yang diselenggarakan oleh fasilitas pelayanan kesehatan di wilayahnya.

- Optimalisasi jejaring layanan TBC di fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah dan swasta.

- Pelaksanaan sistem rujukan pasien TBC mengikuti alur layanan TBC yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.

- Pemenuhan dan penjaminan mutu obat yang digunakan untuk pengobatan TBC.

- Pembinaan teknis dan supervisi layanan TBC untuk fasilitas pelayanan kesehatan dilaksanakan oleh pemerintah daerah secara berjenjang.

- Penyediaan sanatorium untuk pasien TBC.

Intensifikasi Upaya Kesehatan

Selanjutnya, Nadia juga membahas terkait intensifikasi upaya kesehatan dalam rangka penanggulangan TBC.

Intensifikasi tersebut dilakukan dengan cara:

-Promosi kesehatan.

-Pengendalian faktor risiko.

-Pemberian kekebalan.

-Pemberian obat pencegahan.

-Penemuan dan pengobatan.

Ia juga menyampaikan, penemuan kasus tuberkulosis mengalami penurunan sejak adanya pandemi COVOD-19.

“Penemuan kasus baru TBC pada 2019 itu 67 persen, tapi semenjak COVID-19 penemuannya turun menjadi 42 persen,” ujar Siti Nadia dalam Kongres Nasional (KONAS) XVI Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) pada Sabtu, 4 September 2021.

“Jadi, PR kita adalah menemukan semua bentuk kasus TBC yang diestimasikan ada 845 ribu,” pungkasnya seperti dikutip dari Liputan6.com.


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini