Lusa, Puskesmas Sampaikan Hasil Pemeriksaan Kesehatan 280 JCH Pelalawan Tahap II

Jamaah Termuda 18 Tahun, Tertua 84 Tahun
Redaksi Redaksi
Lusa, Puskesmas Sampaikan Hasil Pemeriksaan Kesehatan 280 JCH Pelalawan Tahap II
Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan, dr Endid R Pratiknyo
PELALAWAN, riaueditor.com - Dijadwalkan Jumat (22/7/2016) mendatang seluruh Puskesmas di Kabupaten Pelalawan akan mulai melaporkan Buku Kesehatan Jamaah Haji (BKJH) tahap II ke Dinas Kesehatan (Diskes) Pelalawan.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan, dr Endid R Pratiknyo melalui Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Khairul APt kepada riaueditor.com, Rabu (20/7/2016). Dikatakannya, pemeriksaan kesehatan tahap II telah berlangsung pada Kamis, Jumat, Sabtu (14-15-16/7/2016) lalu. Laporannya akan mulai disampaikan 13 Puskesmas di Kabupaten Pelalawan pada 22 Juli 2016 mendatang.

"Pemeriksaan kesehatan JCH tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana tahun sebelumnya memakai sistemnya rayonisasi yakni dua puskesmas saja (Puskesmas Pangkalan Kerinci dan Puskesmas Ukui).

Dilanjutkan Khairul, JCH Kabupaten Pelalawan pada tahun ini akan tergabung dalam kloter 8 embarkasi Batam. setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan tahap kedua, mereka (JCH,red) akan dilakukan suntik vaksin meningitis yang akan digelar pada pelaksanaan Manasik pada tanggal 26 Juli mendatang. JCH diberikan suntikan vaksin meningitis (radang selaput otak), Imunisasi meningitis dan influeza yang merupakan persyaratan wajib untuk mendapatan visa sesuai ketentuan yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi bagi semua JCH.

"Tujuan imunisasi adalah untuk melindungi jamaah dari penularan penyakit meningitis selama 3 tahun. Selain itu untuk mencegah penularan antar jamaah haji dari seluruh dunia serta mencegah penularan meningitis kepada keluarga di tanah air. JCH asal Kabupaten pelalawan akan mulai berangkat ke Batam pada tanggal 15 Agustus mendatang," ujarnya.

Ditambahakan Khairul,dari informasi yang diperoleh , sebanyak 280 JCH Pelalawan terditi dari  JCH laki-laki sebanyak 125 orang dan JCH perempuan sebanyak 155 orang.  Pada pelaksanaan haji tahun ini, JCH kita yang sangat rentan resiko kesehatan sebanyak dua JCH yang berumur 84 tahun yakni JCH asal Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Pangkalan Lesung, sedangkan JCH termuda berumur 18 tahun berasal dari Kecamatan Pangkalan Kerinci.

"JCH ini didominasi oleh warga dari kecamatan Pangkalan Kerinci sebanyak 103 JCH dan Kecamatan Pangkalan Kuras sebanyak 36 JCH. Selanjutnya Kecamatan Pangkalan Lesung sebanyak 31 JCH, Kecamatan Bunut sebanyak 27 JCH, Kerumutan sebanyak 23 JCH, Kecamatan Ukui sebanyak 17 JCH, Kecamatan Langgam sebanyak 17 JCH, Kecamatan Pelalawan sebanyak 10 JCH,  Kecamatan Bandar Seikijang sebanyak 6 JCH, Kecamatan Kuala Kampar sebanyak 5 JCH, Kecamatan Teluk Meranti sebanyak 4 JCH ddan yang terakhir Kecamatan Bandar Petalangan sebanyak 1 JCH. Dengan memberikan perhatian serius terhadap kondisi kesehatan bagi setiap para JCH selama menunaikan ibadah haji, maka diharapkan fisik dan mental mereka selama menjalankan ibadah suci akan tetap terjaga dan terpelihara. Sehingga dengan begitu, selain ibadah para JCH jadi tidak terganggu dan yang lebih terpenting adalah para JCH ini tetap sehat sampai pulang ke kampung halamannya masing-masing dan menjadi Haji yang mabrur," tukasnya.(zul)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini