Kurang Tidur selama Bulan Puasa? Hindari Konsumsi Kafein dan Lakukan 2 Hal Ini

Redaksi Redaksi
Kurang Tidur selama Bulan Puasa? Hindari Konsumsi Kafein dan Lakukan 2 Hal Ini
(Foto: AFP)
Tidur nyenyak selama Ramadan.

JAKARTA - Bulan Ramadan menjadi momen penting untuk menjaga kesehatan agar kualitas ibadah serta produktivitas tidak menurun. Apalagi, bulan Ramadan kali ini bertepatan dengan adanya virus corona baru (Covid-19) yang telah menginfeksi jutaan orang di dunia.

Di Indonesia saja, kini telah ada 11.192 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Di antara angka itu, 845 orang meninggal dan 1.876 pasien berhasil dinyatakan sembuh.

Oleh sebab itu, banyak hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan di bulan Ramadan yang suci ini. Mulai dari mendapatkan asupan makanan yang sehat saat sahur dan berbuka, tetap terhidrasi, dan mendapatkan kualitas tidur yang cukup. 

Nah, untuk mendapatkan kualitas tidur yang cukup, merupakan satu tantangan tersendiri. Namun, ini juga menjadi kunci agar tubuh Anda selalu fit dan berenergi di siang hari ketika tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman apa pun.

Walaupun bulan Ramadan harus menjalankan sahur pada dini hari dan langsung menjalankan aktivitas harian, penting juga untuk tetap mendapatkan kualitas tidur yang cukup.

Bagaimana caranya? Simak informasinya seperti dirangkum iNews.id, Minggu (3/5/2020). 

1. Patuhi jadwal tidur

Langkah pertama adalah membuat jadwal tidur selama Ramadan dan mematuhi jadwal tersebut. Misalnya, tidur setiap pukul 22.00 atau 23.00 usai ibadah Tarawih di rumah, sehingga Anda mendapatkan sekira empat sampai lima jam tidur sebelum bangun untuk sahur di pukul 03.00 dini hari.

Kemudian setelah Imsak dan waktu Subuh, Anda bisa kembali tidur satu hingga dua jam untuk menutupi kekurangan tidur di malam hari.

2. Tidur siang

Jika tidak memiliki waktu tidur setelah waktu Subuh karena harus segera  bekerja atau beraktivitas lainnya, Anda bisa memanfaatkan waktu istirahat di siang hari. Salah satunya dengan memanfaatkan tidur singkat selama 20 menit.

Setel alarm atau timer supaya Anda benar-benar tidur selama 20 menit di siang hari. Sebab menurut pakar, tidur siang selama 20 menit juga cukup dalam  menghilangkan lelah.

3. Hindari konsumsi kafein

Mendapatkan kualitas tidur yang baik, juga berkaitan dengan menjaga diet atau pola makan Anda. Untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik selama Ramadan, maka hal yang perlu dihindari adalah kafein. Hal ini karena kopi atau makanan dan minuman yang mengandung kafein akan membuat Anda terjaga selama tujuh jam setelah Anda mengonsumsinya.

Akibatnya, Anda akan terjaga lebih lama, sehingga mendapatkan kualitas tidur yang buruk atau bahkan tidak dapat tidur sama sekali. Hal ini tentunya dapat mengganggu aktivitas harian Anda, termasuk ibadah puasa.

(iNews.id)


Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini