Dampak Diabetes pun Menjalar ke Otak

Redaksi Redaksi
Dampak Diabetes pun Menjalar ke Otak
Foto: Neuroaid
Diabetes tipe 2 berpengaruh pada otak
DIABETES memiliki dampak secara menyeluruh pada tubuh. Tak terkecuali pada otak. Berdasarkan studi, penderita diabetes tipe 2 secara perlahan akan mengalami komplikasi pada otak.
 
Berikut ulasan lengkapnya, sebagaimana dilansir CNN.


Stroke
 
Hingga saat ini, para peneliti belum yakin betul penyebab diabetes tipe 2 bisa berdampak ke otak. Namun diyakini, masih ada faktor lain yang memengaruhinya.
 
"Gula darah yang tinggi juga bisa memengaruhi sel saraf dan pendukungnya," kata Alan Jacobson, M.D., salah seorang profesor psikiater di Harvard Medical School.
 
Diabetes tipe 2 juga bisa menuntun pada kerusakan pembuluh darah sehingga menyebabkan stroke. Pasalnya, ada pengurangan oksigen dalam otak.
 
"Hal ini juga bisa menuntun kerusakan pada pembuluh darah baik besar ataupun kecil," imbuhnya,


Alzheimer
 
Diabetes tipe 2 juga dikaitkan dengan penyakit alzheimer. Dari penelitian di Swedia, peningkatan risiko alzheimer bisa terjadi pada mereka yang menderita diabetes di usia menengah. Namun, efek tersebut memang tidak sebesar para penderita yang berusia 65 tahun.
 
"Ini seperti semakin lama Anda menderita diabetes, maka semakin besar risiko terhadap alzheimer," kata Margaret Gatz, Ph.D., profesor psikologi University of Southern California.


Kemampuan berpikir
 
Diabetes tipe 2 juga berpengaruh pada kemampuan berpikir. Salah satu studi melihat bahwa kemampuan untuk berpikir penderita diabetes, baik yang usia menengah ataupun lebih tua, akan menjadi sulit. Hasil ini merujuk pada melambatnya fungsi neurocognitive.
 
"Ini adalah komponen besar dari kesehatan kognitif dan fungsi eksekutif," kata Roger Dixon, Ph.D., profesor psikologi di University of Alberta.


Neurocognitive tersebut sebenarnya merujuk pada seberapa cepat Anda merespon situasi. Sementara, fungsi eksekutif merujuk pada perencanaan, kontrol, dan pengendalian aktivitas mental. Namun, imbuh Dr Dixon, semua kerusakan tersebut bisa dicegah apabila penderita tetap menjalani pengobatan dan mengubah gaya hidup.


(fik/okezone)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini