Bidan Lama Mengundurkan Diri, Poskesdes Talau Kekosongan Bidan

Dr Era Ibrahim mengaku sudah koordinasi dengan Diskes
Redaksi Redaksi
Bidan Lama Mengundurkan Diri, Poskesdes Talau Kekosongan Bidan
internet
Aktifitas di Puskesmas
PKL.KERINCI, riaueditor.com - Kekosongan bidan di Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Talau Kecamatan Pangkalan Kuras ternyata telah diakui oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadeskes) dr Endid R Pratiknyo bahkan Bupati Pelalawan, HM Harris. Hingga kini pelayanan di Poskesdes tidak maksimal dan terpaksa masyarakat diarahkan ke puskesmas desa tetangga.

Hal ini diakui oleh Kepala Puskesmas dr Era Ibrahim kepada riaueditor.com, Senin (1/6). Ia mengaku kekosongan bidan di Poskesdes diakibatkan bidan lama yang merupakan PTT Pusat mengundurkan diri karena merasa tak nyaman lagi dalam bekerja.

"Setelah Poskesdes kosong, kita langsung melaporkan kepada Kadiskes Pelalawan bahkan Bupati Pelalawan juga mengetahui soal ini. Pengganti bidan yang lama saat ini sudah dipersiapkan berstatus Tenaga Suka Rela (TKS) yang sedang dilatih dan dibina di Puskesmas Pangkalan Kuras. Sembari menunggu SK yang dikeluarkan oleh Diskes Pelalawan, jika pakai tenaga honor juga harus melewati test," kata Era.

Menurut dr Era, selama ini pelayanan kesehatan di Desa Talau tidak ada masalah. Karena masyarakat diarahkan ke puskesmas didesa tetangganya Tanjung Beringin yang hanya berjarak 1 KM saja.

"Bidan Desi namanya yang bertugas di Puskesmas Tanjung Beringin. Bahkan beliau bersedia jika masyarakat Talau membutuhkannya. Hal ini sudah diketahui oleh Kades Talau. Jadi tidak ada masalah," jelasnya.

Ditanya soal menyembunyikan masalah bidan yang ada di Desa Talau, dr Era mengelak dan menyebut tidak pernah menyembunyikan masalah bidan di Desa Talau.

"Kita senantiasa berkoordinasi dengan Diskes Pelalawan. Tidak hanya di Talau, di desa-desa lain di Pangkalan Kuras juga ada persoalan bidan yang kosong dikarenakan berbagai kondisi. Namun kita berupaya tetap meletakkan petugas piket selama jam kerja. Mudah-mudahan permasalahan ini segera dapat diatasi. Jadi tidak benar kita tinggal diam," bebernya. (zul)

Tag:

Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini