Balai Karantina Cegah Masuknya Penyakit Menular dari Hewan Ternak ke Meranti

Redaksi Redaksi
Balai Karantina Cegah Masuknya Penyakit Menular dari Hewan Ternak ke Meranti
foto: Ist
SELATPANJANG, riaueditor.com - Jelang Idul Adha 1436 Hijriah / 2015 Masehi, Balai Karantina Pertanian (BKP) Wilayah Selatpanjang, Kepulauan Meranti memperketat pengawasan guna mengantisipasi masuknya penyakit menular dari hewan dan daging ternak khususnya sapi yang masuk ke Meranti melalui pelabuhan.

Kepala BKP Wilayah Selatpanjang, Andry Pandu Latansa, Selasa (1/9/15) mengatakan, jelang Idul Adha 2015 ini pihaknya telah menempatkan petugas di beberapa Pelabuhan, seperti Pelabuhan Tanjung Buton, Siak dan Selatpanjang.

"Kami sudah tempatkan 3 orang petugas termasuk 1 dokter hewan di Buton, sementara di Selatpanjang kami tugaskan 8 petugas," ujarnya.

Selain untuk memeriksa kedatangan sapi kurban dari luar daerah, kata Andry, pihaknya juga memperketat masuknya daging sapi atau babi dari negara jiran Malaysia.

"Sebagai daerah perbatasan, Kepulauan Meranti kerap dimasukkan daging sapi ilegal lewat Selat Malaka," sebutnya pula.

Menurutnya juga, daging sapi ilegal tersebut tidak bersertifikat resmi, seperti sertifikat sanitasi, sehingga dikhawatirkan mengandung bakteri yang berbahaya jika dikonsumsi manusia.

"Tahun ini, Balai Karantina sudah memusnahkan 18 Kg daging sapi ilegal yang diduga berasal dari Malaysia," jelasnya.(azw)

Tag:
Berita Terkait
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers riaueditor.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online riaueditor.com Hubungi kami: riaueditor@gmail.com
Komentar
Berita Terkini